JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi mengikuti serangkaian kegiatan aksi tanam padi dan panen perdana padi unggul dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Malang di area persawahan Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu melakukan panen perdana padi unggul dari HKTI Kabupaten Malang bersama Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Kohir, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, Wakapolres Malang Kompol Bayu Marfiando, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang Avicenna Medisica Saniputera, serta Ketua DPC HKTI Kabupaten Malang Makhrus Sholeh.
Baca Juga : 100 Kali Gerakan Pangan Murah di 2025: Pemkot Malang Jaga Harga Pangan Tetap Jinak
Sanusi bersama jajaran tamu undangan beserta Ketua DPC HKTI Kabupaten Malang Makhrus Sholeh juga turut mengikuti pengumuman swasembada pangan nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara daring.
"Kegiatan ini menjadi momentum penting, bukan hanya bagi petani, tetapi juga bagi upaya penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Malang," ungkap Sanusi dalam sambutannya, Rabu (7/1/2026).
Pihaknya pun mengapresiasi DPC HKTI Kabupaten Malang yang telah berinisiatif dan aktif melakukan pendampingan terhadal petani, mendorong inovasi varietas unggul, serta melakukan penguatan kelembagaan pertanian.
"Panen perdana ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara petani, organisasi tani, penyuluh dan pemerintah mampu menghasilkan capaian yang membanggakan," ujar Sanusi.
Pejabat yang memiliki latar belakang sebagai petani dan pengusaha ini menegaskan, bahwa Pemkab Malang berkomitmen untuk terus memperkuat swasembada pangan nasional melalui pemberian dukungan terhadap pengembangan di sektor pertanian melalui penyediaan sarana produksi, penguatan irigasi, pendampingan teknologi, serta akses pemasaran yang lebih luas dan berkeadilan bagi petani.
"Mari kita jadikan pertanian sebagai sektor yang bermartabat, menguntungkan, dan mampu menarik generasi muda untuk terlibat di dalamnya," tutur Sanusi.
Pihaknya berharap agar keberhasilan panen perdana padi unggul ini dapat menjadi pemicu semangat bagi desa-desa lain yang ada di Kabupaten Malang untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga keberlanjutan lahan, serta memperkuat posisi petani sebagai pilar utama ketahanan pangan daerah untuk menuju swasembada pangan nasional.
Baca Juga : Kick Off Satu Abad NU Dimulai dari Unisma, Tegaskan NU sebagai Rumah Peradaban
"Semoga Allah Subhanahuwata'ala senantiasa memberikan keberkahan atas setiap tetes keringat petani dan menjadikan Kabupaten Malang sebagai lumbung pangan yang tangguh, berkelanjutan dan Gemah Ripah Loh Jinawi," tandas Sanusi.
Sementara itu, Ketua DPC HKTI Kabupaten Malang Makhrus Sholeh menyampaikan bahwa pihaknya selalu melakukan kolaborasi dengan Pemkab Malang untuk mengembangkan sektor pertanian demi menyukseskan program ketahanan pangan Kabupaten Malang serta swasembada pangan nasional.
Terlebih lagi, Kabupaten Malang menempati urutan kelima di Provinsi Jawa Timur sebagai daerah yang memiliki potensi pertanian yang sangat luar biasa. Sehingga perlu dilakukan kolaborasi semua pihak dan pembinaan terhadap para petani, utamanya dalam rangka memotivasi para petani untuk terus berinovasi meningkatkan produktivitas.
"Ada yang sudah sukses di beberapa kecamatan atau habis belajar dari kota maupun kabupaten lain, kemudian dikembangkan di sini, diduplikasi untuk ATM yakni Amati, Tiru dan Modifikasi," pungkas Makhrus.
