JATIMTIMES - Pemkab Jombang serius dalam mewujudkan Kota Santri menjadi lumbung pangan nasional. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menggelontorkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) ke para petani.
Alsintan yang diserahkan Bupati Jombang Warsubi ini berupa traktor roda empat untuk Gapoktan Mojokrapak, Poktan Dunglempuk, dan Gapoktan Tampingmojo di Kecamatan Tembelang. Kemudian, traktor roda dua untuk Gapoktan Manunggal di Kecamatan Ngusikan.
Baca Juga : GMNI Jombang Tolak Wacana Pilkada Melalui DPRD
Warsubi menyampaikan, Alsintan tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI kepada sejumlah kelompok tani di Dinas Pertanian Kabupaten Jombang. Alat pertanian ini dapat digubakan untuk mempercepat pengolahan tanah dan masa tanamnya.
"Tujuan utama Alsintan ini adalah mempersingkat waktu olah tanah, mempercepat masa tanam, dan memungkinkan panen serempak. Kita ingin usaha tani lebih efisien dan produktif," ujarnya kepada wartawan, Selasa (06/01/2026).
Selain itu, Pemkab Jombang juga telah menyalurkan banyak bantuan Alsintan ke petani sepanjang tahun 2025. Antara lain, Pompa air sebanyak 51 unit, Hand Sprayer sebanyak 194 unit, 32 unit Traktor Roda 2, 40 unti Traktor Roda 4, 14 unit Drone Sprayer, 9 unit Rice Transplanter, dan 12 unit Rotavator.
Pemberian Alsintan ke para petani ini bukan tanpa alasan. Warsubi menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk menjadikan Jombang sebagai lumbung pangan nasional.
Berdasarkan data BPS, Kabupaten Jombang berhasil memproduksi 257.942 ton beras di tahun 2025. Hasil ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 197.646 ton.
Baca Juga : Penataan Kayutangan Heritage Dinilai Sejalan Arah Pembangunan Perkotaan
Dengan angka konsumsi beras pada tahun 2025 sebesar 149.237 ton beras, lanjut Warsubi, maka diperkirakan pada tahun ini, Kabupaten Jombang surplus produksi beras sebesar 108.705 ton. Mengalami kenaikan dari tahun 2024 yang surplus 49.342 ton beras.
"Jombang terus melaju! Kini Jombang berhasil menduduki peringkat ke-8 penghasil padi di Jawa Timur, naik satu tingkat dari tahun sebelumnya. Tak hanya itu, produktivitas tebu Jombang juga tetap unggul di posisi ke-5 se-Jawa Timur," pungkasnya.(*)
