JATIMTIMES - Pada tahun 2026 ini direncanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang segera menghadirkan 40 wanita dengan penampilan yang good looking dan memiliki sikap ramah. Mereka akan ditempatkan di 39 puskesmas dan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg. Wiyanto Wijoyo menyampaikan, dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan yang ramah dan nyaman kepada masyarakat luas Kabupaten Malang, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang telah menyiapkan formula khusus yakni akan menempatkan wanita-wanita good looking di 39 puskesmas dan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.
Baca Juga : Komisi A DPRD Surabaya Minta Semua Ormas Hidup Rukun dan Kedepankan Dialog
Wiyanto menyebut, nantinya wanita yanh ditempatkan di masing-masing puskesmas dan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang bertugas di bagian front office untuk mengarahkan masyarakat maupun pasien yang membutuhkan layanan kesehatan atau yang bersifat administratif.
"Kita akan merubah wajah puskesmas dengan mengangkat karyawan front office yang mempunyai sifat dan sikap ramah, good looking, lulusan SMA/SMK nggak papa, itu kita coba angkat, nggak tahu nanti melalui outsourching atau melalui BLUD," ungkap Wiyanto kepada JatimTIMES.com.
Setelah melalui proses seleksi masuk sebagai calon pegawai front office di masing-masing puskemas dan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, nantinya akan mendapatkan pelatihan atau training dan pendalaman terkait tugas pokok dan fungsi sebagai pegawai front office.
"Nanti kalau sudah terangkat semua, akan kita training dulu 39 atau 40 wanita yang good looking kita training dulu untuk mempertajam job description supaya sesuai dengan apa yang kita inginkan," jelas Wiyanto.
Baca Juga : Ramalan Zodiak Selasa, 6 Januari 2026 Lengkap: Cinta, Karier, Kesehatan, dan Angka Hoki
Setelah mendapatkan pendalaman materi sebagai pegawai front office, masing-masing wanita tersebut akan mengenakan seragam yang bagus dengan menerapkan 3S atau senyum, salam dan sapa.
"Nanti untuk bagian front office (bertugas) mempersilahkan dan mengarahkan pasien atau masyarakat yang datang serta menerapkan senyum, salam dan sapa," pungkas Wiyanto.
