JATIMTIMES — Pemerintah Kabupaten Blitar menyinkronkan tahapan pembangunan Pasar Kesamben bersama Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Sinkronisasi tersebut dibahas dalam audiensi antara Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM dan jajaran Kementerian PU RI Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Selasa (6/1/2026), di Pendapa Agung Ronggo Hadinegoro.
Audiensi ini menjadi penanda dimulainya pembangunan Pasar Kesamben yang akan dilaksanakan oleh Kementerian PU RI melalui Tim Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur. Pembangunan pasar tersebut diproyeksikan sebagai penguatan infrastruktur perdagangan rakyat sekaligus penggerak ekonomi lokal, khususnya di Kecamatan Kesamben dan wilayah sekitarnya.
Baca Juga : Rekrutmen PPPK KemenHAM Resmi Dibuka Hari Ini, Cek Link Pendaftaran, Formasi, Syarat, dan Jadwal Lengkapnya
Bupati Blitar Rijanto menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap Kabupaten Blitar. Menurutnya, pembangunan Pasar Kesamben merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui infrastruktur yang memadai dan berkelanjutan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PU RI atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Pasar Kesamben yang representatif diharapkan mampu meningkatkan kualitas aktivitas perdagangan dan berdampak langsung pada kesejahteraan pedagang serta masyarakat,” kata Rijanto.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Blitar dan Kementerian PU RI membahas kesiapan teknis, tahapan pelaksanaan, serta langkah-langkah lanjutan sebelum pekerjaan fisik dimulai. Sinkronisasi ini dinilai penting agar pembangunan berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, dan minim kendala di lapangan.
Rijanto menegaskan, Pemerintah Kabupaten Blitar berkomitmen mendukung penuh proses pembangunan, termasuk melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan komunikasi intensif dengan masyarakat sekitar lokasi proyek. “Kami ingin memastikan pembangunan ini tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga diterima dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar, Darmadi, menjelaskan bahwa kontrak pembangunan Pasar Kesamben telah ditandatangani pada 29 Desember 2025. Masa pelaksanaan pembangunan direncanakan berlangsung selama satu tahun dan ditargetkan rampung pada 29 Desember 2026.
“Secara administrasi dan kontraktual sudah siap. Tahap berikutnya adalah memastikan seluruh proses teknis berjalan sesuai ketentuan, termasuk sosialisasi kepada masyarakat dan pedagang,” ujar Darmadi.

Dari pihak Kementerian PU RI, hadir Novin Agustina selaku Pejabat Fungsional Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman serta Yoanita Budirahayu, Pejabat Fungsional Teknik Penyehatan Lingkungan. Kementerian PU RI memaparkan rencana dan progres pembangunan, termasuk aspek tata bangunan, sanitasi, dan kenyamanan pasar.
Baca Juga : Pendaftaran PPPK Kemen-HAM Dibuka Besok, Ini Jam Sepi Akses SSCASN BKN untuk Hindari Error
Dalam audiensi tersebut juga dibahas rencana penentuan hari baik untuk pelaksanaan groundbreaking sesuai tradisi Jawa. Setelah ditetapkan melalui musyawarah dengan sesepuh setempat, akan digelar selamatan sebagai penanda dimulainya pembangunan Pasar Kesamben.
Turut hadir mendampingi Bupati Blitar dalam audiensi ini Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan, serta kepala perangkat daerah terkait. Melalui koordinasi ini, Pemkab Blitar berharap sinergi dengan Kementerian PU RI dapat terus terjaga sehingga pembangunan Pasar Kesamben berjalan lancar dan memberi manfaat jangka panjang bagi perekonomian daerah.
