Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

UHN Denpasar Pelajari Model Pendirian Fakultas Kedokteran di FKIK UIN Malang

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

02 - Jan - 2026, 14:15

Placeholder
UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar berkunjung ke FKIK UIN Maliki Malang (ist)

JATIMTIMES - Kunjungan Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar ke Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang belum lama ini, dimanfaatkan sebagai ruang belajar teknis pendirian fakultas kedokteran, bukan sekadar agenda saling kunjung antarperguruan tinggi keagamaan.

FKIK UIN Maliki Malang dipilih karena telah lebih dahulu melewati fase perencanaan, pemenuhan regulasi, hingga implementasi pendidikan kedokteran. Dalam pertemuan tersebut, pimpinan FKIK UIN Maliki Malang memaparkan pengalaman institusional secara terbuka, mulai dari penataan struktur fakultas, pemenuhan standar akreditasi, hingga kesiapan sumber daya manusia dan rumah sakit pendidikan.

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Jumat Wage 2 Januari 2026: Hati-Hati Saat Beraktivitas di Tempat Tinggi

Dekan FKIK UIN Maliki Malang, Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati, M.Kes., Sp.Rad (K), menilai langkah UHN melakukan benchmarking sebagai keputusan strategis. Ia menegaskan bahwa pendirian fakultas kedokteran tidak bisa dibangun dengan pendekatan instan. 

“Kami memandang benchmarking ini sebagai langkah yang sangat positif. Ini menunjukkan keseriusan UHN untuk belajar dari praktik yang sudah berjalan, terutama terkait pendirian fakultas kedokteran yang memang membutuhkan kesiapan menyeluruh,” ujarnya.

Menurut Yuyun, tantangan terbesar bukan hanya pada perizinan, tetapi pada konsistensi tata kelola dan keberlanjutan akademik. Karena itu, FKIK UIN Maliki Malang membuka pengalaman sejak tahap awal pendirian, termasuk dinamika internal yang dihadapi saat menyiapkan kelembagaan dan kurikulum.

Dalam diskusi, FKIK UIN Maliki Malang memaparkan strategi pengembangan dosen dan tenaga medis, mulai dari rekrutmen, peningkatan kompetensi, hingga penyusunan peta jalan SDM yang disesuaikan dengan kebutuhan akademik dan layanan klinik. Infrastruktur pendidikan juga menjadi perhatian, mencakup ruang kuliah, laboratorium preklinik, fasilitas keterampilan klinik, serta peran rumah sakit pendidikan sebagai pusat pembelajaran mahasiswa kedokteran.

Pengelolaan keuangan dan administrasi turut dibahas secara rinci. FKIK menekankan pentingnya sistem yang profesional, akuntabel, dan berbasis digital untuk menjaga efisiensi serta transparansi pengelolaan fakultas.

Aspek kurikulum menjadi salah satu poin yang menarik perhatian delegasi UHN. FKIK UIN Maliki Malang menjelaskan model integrasi keilmuan kedokteran dengan nilai keagamaan bukan sebagai simbol, melainkan sebagai kerangka etika dalam membentuk calon dokter. Pendekatan ini, menurutnya, diarahkan agar lulusan tetap bekerja dengan standar ilmiah tinggi sekaligus memiliki kepekaan sosial dan moral.

Baca Juga : PPDB 2026 MIN 2 Kota Malang Dirancang Lebih Humanis dan Berbasis Pemetaan

Dalam interaksi antarpeserta, perbedaan latar belakang keagamaan tidak menjadi fokus utama diskusi. Salah satu anggota delegasi UHN, Dr. Ermin, menilai suasana dialog justru menunjukkan sikap saling menghargai dalam bingkai profesionalisme. “Kedua institusi sama-sama menunjukkan kesediaan untuk menerima dan mempelajari praktik akademik yang berbeda. Fokus kami tetap pada keilmuan, tanpa harus meninggalkan nilai keimanan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan tersebut penting dalam menyiapkan lulusan kedokteran di tengah masyarakat yang majemuk. “Diskusi selalu diarahkan agar pendidikan kedokteran mampu menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan komitmen terhadap kerukunan umat beragama,” lanjutnya.

Pembahasan juga menyentuh peluang kerja sama lanjutan. UHN I Gusti Bagus Sugriwa saat ini memiliki RSUD Bangli yang telah lebih dari sepuluh tahun mendukung rencana pendirian fakultas kedokteran di bawah Kementerian Agama. Dr. Ermin menyebut keberadaan rumah sakit tersebut membuka peluang sinergi antarinstitusi. “RSUD Bangli berpotensi menjadi mitra strategis, termasuk untuk penguatan jejaring rumah sakit pendidikan yang saling mendukung,” ungkapnya.

Selain itu, UHN memiliki basis pengobatan tradisional Hindu Bali yang memanfaatkan bahan alam dan praktik lokal. Potensi ini dinilai dapat dikembangkan melalui riset kolaboratif, pengayaan mata kuliah pilihan, hingga pertukaran dosen dan mahasiswa dalam konteks pengembangan ilmu kesehatan berbasis kearifan lokal.


Topik

Pendidikan UIN Malang UIN Maliki Malang UIN Maulana Malik Ibrahim FKIK UIN Malang Universitas Hindu Negeri UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Sri Kurnia Mahiruni