JATIMTIMES - Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Puguh Wiji Pamungkas menegaskan komitmen memperkuat sumber daya manusia. Hal ini direalisasikan dengan peran serta dalam mengawal beasiswa pra sejahtera.
Puguh bahkan hadir langsung dalam penyaluran bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik prasejahtera di Kabupaten Malang yang digelar di SMA Negeri 1 Bululawang belum lama ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Cabang Dinas Pendidikan Malang dan diikuti sebanyak 1.244 siswa penerima manfaat.
Baca Juga : Target Pajak Daerah Kabupaten Malang Tahun 2026 Alami Peningkatan, Bapenda Optimis Tercapai
Bantuan ini merupakan bagian dari program beasiswa bagi siswa prasejahtera dan penyandang disabilitas yang ditetapkan melalui Perubahan APBD (PAPBD) Jawa Timur Tahun 2025.
Puguh menjelaskan, program beasiswa ini adalah bentuk nyata keberpihakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama DPRD Jatim dalam memberikan intervensi strategis di sektor pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah fondasi utama dalam melahirkan generasi unggul, berkualitas, dan berdaya saing.
“Program ini bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Dari pendidikan yang baik akan lahir generasi yang kuat, dan dari generasi yang kuat akan terbangun kedaulatan bangsa,” ujar Puguh, Sabtu (3/1/2026).
Melalui program beasiswa ini, Puguh berharap tidak ada lagi anak-anak Jawa Timur yang terhambat mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi, sekaligus memastikan bahwa pembangunan SDM menjadi prioritas utama dalam arah kebijakan daerah.
Ia menyebutkan, pada PAPBD 2025 terdapat 48.373 siswa di seluruh Jawa Timur yang menerima beasiswa, dengan 1.851 siswa di antaranya berasal dari Kabupaten Malang. Angka tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Malang, Puguh menegaskan pentingnya mengawal langsung program-program strategis yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Ia mengaku bersyukur dapat menyaksikan langsung proses pencairan beasiswa kepada para siswa penerima manfaat.
Baca Juga : KIA Karnival Terbakar di Bendilwungu, Diduga Korsleting Kelistrikan
“Saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal program ini agar benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Malang,” papar legislator Dapil Malang Raya ini.
Lebih lanjut, Puguh menyoroti posisi Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadikan penguatan sumber daya manusia sebagai isu fundamental dalam pembangunan daerah maupun nasional.
“Semakin baik penyelenggaraan pendidikan, semakin berkualitas generasi anak bangsa. Dan ketika kualitas generasi meningkat, maka eksistensi serta kedaulatan bangsa akan semakin kokoh,” tutupnya.
