Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Investasi Dalam Negeri Masih Dominasi Modal di Kabupaten Malang

Penulis : Dede Nana - Editor : Heryanto

09 - Apr - 2019, 21:00

Placeholder
Ilustrasi investasi di Kabupaten Malang (Ist)

MALANGTIMES - Tren  investasi di Kabupaten Malang terus bergerak positif. 

Baca Juga : Ahmad Riza Patria Resmi Dilantik Wakil Gubernur Jakarta, Kerja Mulai Besok

Ditunjang dengan berbagai pertumbuhan pembangunan infrastruktur skala nasional, serta iklim kondusif bagi investor telah membuat wilayah Kabupaten Malang menjadi bagian primadona berinvestasi di Jawa Timur (Jatim) maupun nasional.

Walau, masih didominasi investor dalam negeri yang menanamkan modalnya di Kabupaten Malang. 

Tapi, tidak menutup kemungkinan investor asing pun akan berlomba-lomba menanamkan dananya di Bumi Arema.

Tercatat, dari data Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Malang, nilai investasi yang masuk di tahun 2018 mencapai Rp 27 triliun. 

Dari total tersebut didominasi oleh Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan nilai Rp 22 triliun.

"Sampai tahun lalu PMDN memang mendominasi nilai investasi di Kabupaten Malang dibanding Penanaman Modal Asing (PMA)," kata Iriantoro Kepala DPMPTSP Kabupaten Malang, Selasa (09/04/2019).

PMA hanya menyumbang sekitar Rp 2 triliun di sektor investasi di Kabupaten Malang. 

Hal ini masih memperlihatkan, bahwa ketertarikan investor dalam negeri masih mendominasi terkait investasi di Kabupaten Malang. 

Dimana, dalam PMDN juga dikuatkan dengan adanya investasi jenis PMDN non fasilitasi. 

Iriantoro menjelaskan, PMDN non fasilitasi memiliki tiga kategori. 

Pertama,  PMDN Non fasilitasi Kecil, PMDN Non Fasilitasi Menengah dan PMDN Non Fasilitasi Besar.

Baca Juga : Target Agustus, Mal Pelayanan Publik Kota Malang Dimungkinkan Molor

"Untuk PMDN Non fasilitasi ini adalah merupakan UMKM binaan dinas Koperasi dan IKM binaan Disperindag," ujarnya yang juga menyebutkan dari PMDN non fasilitasi telah dibukukan nilai investasi sebesar Rp 3 triliun. 

Artinya, masyarakat Kabupaten Malang telah mulai melirik dan terjun dalam dunia usaha dalam lingkup UMKM dan IKM.

Disinggung mengenai peningkatan investasi dari investor asing, DPMPTSP Kabupaten Malang terus berupaya untuk melakukan berbagai reformasi pelayanan perizinan. 

Dimana, pihaknya berusaha untuk mempermudah proses pelayanan perizinan serta adanya kebijakan intensif dalam pajak.

"Ini sebagai upaya menarik investor sekaligus bagian dalam reformasi dalam investasi dari pemerintah pusat," ungkap Iriantoro yang menarget di tahun 2019 ada peningkatan investasi. Baik PMDN maupun PMA sebesar 3 persen. 


Topik

Pemerintahan investasi-di-Kabupaten-Malang DPMPTSP-Kabupaten-Malang Investasi-Penanaman-Modal-Dalam-Negeri pemkab-malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Dede Nana

Editor

Heryanto