JATIMTIMES - SMPN 1 Singosari menjadi salah satu sekolah yang ditetapkan sebagai pelaksana Program Sekolah Unggulan oleh Bupati Malang HM. Sanusi untuk mencetak para siswa dengan rata-rata nilai 90 pada empat mata pelajaran. Empat pelajaran itu meliputi matematika, ilmu pengetahuan alam (IPA), bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Kepala SMPN 1 Ana Purwati menyampaikan bahwa capaian jumlah siswa dengan rata-rata nilai 90 di empat mata pelajaran masih mencapai 21 persen dari total siswa yang berjumlah 973 anak dari kelas tujuh, delapan, hingga sembilan. "Jadi, sampai hari ini sebanyak 205 dari 973 siswa. Masih 21 sekian persen dan kami bertahap ya," ungkap Ana.
Baca Juga : Unikama Dorong Guru SMA Pasuruan Tanamkan Nilai Multikultural
Memurut mantan guru SMPN 1 Karangploso ini, Program Sekolah Unggulan memang baru saja diluncurkan pada Oktober 2025 lalu. Namun, meski baru diluncurkan, pihaknya akan terus mendorong para guru untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan para siswa yang salah satu wujudnya mencetak siswa dengan rata-rata nilai 90 pada empat mata pelajaran. "Target kami mau saya gaspol yang 90, betul-betul 90, dan bisa 100 persen targetnya," ujar Ana.
Disinggung target tahun 2026 ini, Ana menyebut pihaknya dapat mencetak para siswa dengan rata-rata nilai 90 hingga 50 persen dari total siswa yang berjumlah 973 anak. Pasalnya, jika langsung menargetkan 100 persen, dirinya menyebut tidak ada bedanya dengan sekolah lain yang mengobral nilai.
"Di 2026 ini Insya Allah ya 50 persen lebih, lah. Nanti kalau langsung 100 persen, tidak ada bedanya dengan sekolah yang mengobral nilai. Kami tidak mau itu. Jadi, kalau betul pintar, ya pintar beneran," ucap Ana.
Salah satu keuntungan para siswa mendapatkan rata-rata nilai 90 di empat pelajaran akan mempermudah mendaftar ke sekolah jenjang berikutnya. Salah satunya masuk menjadi siswa di SMA Taruna.
"Yang sudah pasti saat ini ada delapan. Empat di SMA Taruna Nala, empat di SMA Taruna Brawijaya dan tujuh dalam proses di SMA Taruna Nusantara. Jadi, kalau di SMA Taruna Nusantara lolos semua, berarti murid saya ada 15 yang diterima di SMA Taruna. Itu termasuk banyak. Kita itu awalnya tiga, lima, lima dan mohon doanya bisa 15 anak. Tahun depan 25 anak, meningkat terus," ungkap Ana.
Baca Juga : Empat Nilai Kearifan Samin, Resep Selesaikan Konflik Era Medsos
Lebih lanjut, pihaknya terus berupaya agar para siswa di SMPN 1 Singosari dapat meningkatkan prestasi akademik maupun non-akademik. Pasalnya, para siswa SMPN 1 Singosari terkenal dengan prestasinya di tingkat regional, nasional hingga internasional.
Selain itu, pengembangan minat dan bakat para siswa terus dikuatkan dengan menambah berbagai fasilitas penunjang pendidikan. Terbaru nantinya SMPN 1 Singosari akan mendapatkan bantuan tiga ruang kelas baru (RKB) yang diperuntukkan bagi pengembangan riset di bidang IPA, IPS, dan ilmu teknologi.
