Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Disnaker Bakal Periksa K3 Pasca Insiden Ledakan di PT SPA Lamongan

Penulis : Defit Budiamsyah - Editor : A Yahya

18 - Sep - 2026, 08:32

Placeholder
Kepala Dinas Tenaga Kerja Lamongan, M. Zamroni

JATIMTIMES – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lamongan akan melakukan pemeriksaan terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT Superior Prima Sukses (SPS) produsen bata ringan merek BLESSCON di Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, pasca insiden ledakan pada Kamis, (17/9/2026) dini hari. Akibat kejadian tersebut, seorang pekerja tewas, dan enam lainnya mengalami luka bakar.

Kepala Disnaker Kabupaten Lamongan, M. Zamroni, menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam atas kecelakaan kerja tersebut. Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dan langkah-langkah sesuai kewenangan di bidang ketenagakerjaan.

Baca Juga : Korban Keracunan MBG di Kota Kediri Bertambah, 10 Siswa Dirawat Intensif di RSUD Gambiran 

"Kami menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam atas terjadinya kecelakaan kerja di PT Superior Prima Sukses (Blesscon), Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan," ujar Zamroni, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, berdasarkan informasi awal yang diterima Disnaker, kecelakaan tersebut mengakibatkan sejumlah pekerja mengalami luka bakar dan seorang pekerja meninggal dunia.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam - dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia serta mendoakan agar korban yang sedang menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan," katanya.

Disnaker, lanjut Zamroni, juga akan memastikan penanganan terhadap korban sekaligus pemenuhan hak-hak pekerja yang terdampak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Terkait penyebab kecelakaan, Zamroni menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut. Informasi awal menyebutkan adanya dugaan ledakan pada peralatan dalam proses produksi bata ringan.

"Namun demikian, penyebab pasti kejadian masih harus dipastikan melalui pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut oleh pihak yang berwenang. Karena itu, kami mengimbau agar tidak ada pihak yang mengambil kesimpulan sebelum proses pemeriksaan selesai," tegasnya.

Disnaker Lamongan akan memeriksa sejumlah aspek K3 di lingkungan perusahaan. Di antaranya kondisi peralatan, penerapan prosedur kerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), sistem pengamanan, hingga aspek keselamatan kerja lainnya.

"Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi kami. Keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pekerjaan," ujarnya.

Sebelumnya, ledakan terjadi saat para pekerja menjalankan aktivitas shift malam di ruang Pengendapan PT Superior Prima Sukses. Sebuah tabung alat kerja dilaporkan meledak hingga memicu kobaran api dan hawa panas di sekitar ruangan.

Akibat kejadian tersebut, M. Sharul Fahni (25), warga Dusun Gerdu, Desa Banaran, Kecamatan Babat, Lamongan, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka bakar.

Baca Juga : 2.307 Botol Miras Diamankan Polres Malang di Operasi Cipta Kondisi

Sementara enam pekerja lainnya mengalami luka bakar dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Lamongan.

Keenam korban tersebut yakni Akmat Arif Wijaya (31), warga Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk; Sigit Kamseno (36), warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Surabaya; dan Andika Dwi Ramadhan (20), warga Dusun Sapan, Desa Ndateng, Kecamatan Laren, Lamongan.

Kemudian Imam Sugiono (36), warga Dusun Jetis, Kecamatan Kedungpring, Lamongan; Robith Fatahila (20), warga Desa Nyabung, Kecamatan Laren, Lamongan; serta Fiki (31), warga Putat Lor, Kecamatan Turi, Lamongan.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid membenarkan adanya laporan kecelakaan kerja tersebut.

"Benar Polres Lamongan telah menerima laporan kejadian kecelakaan kerja di sebuah perusahaan PT SPS di wilayah Kecamatan Pucuk. Akibat kejadian tersebut satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan enam mengalami luka. Seluruh korban saat ini berada di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan," jelas Hamzaid.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Satreskrim Polres Lamongan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara lokasi kejadian dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

"Penyidik kami dari Sat Reskrim Polres Lamongan sedang melaksanakan olah TKP. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan," pungkasnya.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Disnaker Lamongan zamroni blesscon



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Defit Budiamsyah

Editor

A Yahya