JATIMTIMES - Kabar dugaan keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) beredar di media sosial. Informasi yang beredar sejumlah siswa di salah satu SD di wilayah Bendo, Kota Blitar, mengalami sakit hingga harus mendapat penanganan medis.
Kabar tersebut awalnya muncul dari unggahan warganet di Threads. Akun @matchajuni mempertanyakan informasi yang beredar soal dugaan keracunan MBG di Blitar.
Baca Juga : Sikapi Raperda Transportasi Terintegrasi, PAN DPRD Jatim Soroti Kesiapan APBD dan Nasib Angkutan Rakyat
"Yang katanya hari ini di blitar ada keracunan MBG sampai 1 puskesmas penuh itu beneran nggak ya? Kok anyep anyep aja nggak ada beritanya," tulis akun tersebut, dikutip Kamis (17/9/2026).
Unggahan itu kemudian mendapat sejumlah respons dari warganet yang mengaku mendapat informasi serupa.
Salah satunya akun @Iche**** yang mengaku memiliki kakak seorang guru di salah satu sekolah yang disebut terdampak.
"Iya kak betul. Kakak ku guru di salah satu sekolah yg kena, kakak ku ngajar di daerah bendo. Tapi aku ga tanya si sppg mana.," tulisnya.
Akun @sim*** juga mengaku mendapat informasi dari saudaranya. Dia menyebut ada seorang siswa yang dibawa ke klinik tempatnya bekerja karena puskesmas disebut sedang penuh.
"bener kak, ada salah 1 murid yg dibawa ke kliniku kerja soalnya puskesmas uda penuh. sampe klinik tempatku kerja disamperin dokpol dari polres," tulisnya.
Namun, informasi soal puskesmas penuh tersebut dibantah oleh akun @pendosaingin*****. Menurutnya, kondisi tersebut bukan karena puskesmas penuh pasien, melainkan jumlah dokter yang terbatas.
"bukan penuh kak tapi dokternya kan terbatas, biar cepet aja penanganannya.. yang makan juga banyak kak tapi yang sakit ga banyak.. berita ngadi ngadi ini," tulis akun tersebut.
Selain percakapan di Threads, informasi dugaan keracunan MBG juga muncul melalui Facebook. Akun Facebook Agoes Sajiwa mengunggah video yang memperlihatkan seorang siswa dimasukkan ke dalam mobil. Dalam video tersebut terlihat tiga guru membopong satu siswa menuju mobil.
Baca Juga : Wali Kota Blitar Perkuat Sinergi dengan Kementerian UMKM, Buka Jalan 18 Ribu Pelaku Usaha ke Pasar Nasional
"Koncone anaku Iur....Keracunan setelah memakan MBG. Siswa2 bnyak yg pingsan dbw ke RS Blitar #Sdbendoblitar #makanbergizigratis #blitar #bendoblitar," tulis akun tersebut.
Dalam keterangan berikutnya, akun tersebut menyebut siswa mendapat perawatan di dua rumah sakit di Blitar.
"D Rs kepanjen n mardiwaloyo Blitar. Kondisinya alhamdulillah mulai membaik," tambahnya.
Pada unggahan lain, akun tersebut kembali menuliskan lokasi sekolah yang dimaksud. "SD bndo blitar," tulisnya.
Dari informasi yang beredar tersebut, belum diketahui secara pasti jumlah siswa yang mengalami keluhan, gejala yang dialami, maupun apakah kondisi tersebut benar-benar disebabkan makanan MBG.
Hingga berita ini diturunkan, JatimTIMES masih berupaya mengonfirmasi kabar dugaan keracunan tersebut kepada pihak terkait, termasuk sekolah dan instansi yang berwenang.
