Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Disporapar Kejar Retribusi Rp1,9 Miliar, Fasilitas Olahraga Kota Malang Masih Dibayangi Pembenahan

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Dede Nana

07 - Sep - 2026, 09:59

Placeholder
Stadion Gajayana.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota Malang tengah mengejar penerimaan retribusi dari pemanfaatan sarana olahraga hingga Rp1,9 miliar sepanjang 2026. Namun, target tersebut berjalan beriringan dengan kebutuhan pembenahan sejumlah fasilitas olahraga yang masih dikeluhkan pengguna.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang. Pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2026, anggaran untuk sarana dan prasarana olahraga mendapat tambahan Rp462,84 juta.

Baca Juga : Serunya Festival Anak Gemilang JTN Bareng Ketua Dewan, Semua Peserta Dapat Piala

Tambahan anggaran itu menjadi bagian dari tambahan anggaran Disporapar sebesar Rp1,73 miliar. Dana tersebut diarahkan untuk memperbaiki sejumlah fasilitas yang dinilai membutuhkan penanganan.

Kepala Disporapar Kota Malang Arif Tri Sastyawan menyebut persoalan penerangan menjadi salah satu yang ditemukan di GOR Ken Arok. Dari hasil peninjauannya, terdapat sejumlah lampu yang tidak berfungsi.

"Ada sejumlah fasilitas di beberapa sarpras olahraga yang perlu diperbaiki. Di antaranya lampu-lampu di GOR Ken Arok banyak yang mati," ujar Arif, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya, terdapat sekitar 10 titik lampu di GOR Ken Arok yang mati. Persoalan serupa juga ditemukan pada lampu lapangan luar, termasuk fasilitas mini soccer.

Pembenahan juga menyasar fasilitas kamar mandi di GOR Ken Arok. Perbaikan diperlukan setelah muncul keluhan pengguna saat fasilitas tersebut digunakan dalam kompetisi Developmental Basketball League (DBL).

Di tengah kebutuhan perbaikan tersebut, fasilitas olahraga tetap menjadi salah satu sumber penerimaan daerah. Disporapar mencatat realisasi retribusi pemanfaatan sarpras olahraga kini telah mencapai sekitar Rp1,3 miliar.

Angka itu masih menyisakan sekitar Rp600 juta untuk memenuhi target Rp1,9 miliar hingga akhir tahun. Arif optimistis sisa waktu yang tersedia cukup untuk mengejar kekurangan tersebut.

"Insyaallah sekarang sudah di angka Rp1,3 miliar. Artinya saya kira masih cukup waktunya untuk mencapai target tersebut di akhir tahun ini," katanya.

Potensi penerimaan tersebut berasal dari berbagai fasilitas yang dikelola Pemkot Malang. Di antaranya Stadion Gajayana, GOR Ken Arok, lapangan mini soccer, serta sejumlah lapangan tenis.

Baca Juga : Semangat Kemerdekaan: Festival Anak Gemilang Bersama DPRD Kota Malang Jadi Panggung Adu Prestasi

Pemanfaatan fasilitas juga mulai diarahkan lebih fleksibel. Selain kegiatan olahraga, sejumlah sarpras dapat digunakan untuk kegiatan lain seperti konser dan agenda berskala besar.

Stadion Gajayana menjadi salah satu fasilitas yang berpotensi mendongkrak penerimaan. Arif menyebut sudah ada dua rencana kegiatan yang masuk, termasuk konser artis ibu kota.

"Kalau tiga hari sekitar Rp100 jutaan," ungkapnya.

Untuk memperluas pemanfaatan fasilitas, Disporapar juga telah menerapkan sistem penyewaan secara digital. Masyarakat dapat melihat jadwal ketersediaan fasilitas dan melakukan pembayaran tanpa menggunakan uang tunai.

Tak berhenti pada fasilitas yang sudah tersedia, Pemkot Malang juga mulai membuka peluang investasi olahraga melalui pemanfaatan aset daerah. Salah satunya pengembangan fasilitas olahraga padel di kawasan eks lapangan tenis di atas MOG.

"Kami sudah tawarkan kalau ada pihak ketiga yang ingin membangun. Kami ada aset di atas MOG, ada bekas lapangan tenis dua di atas itu. Kalau investor mau masuk, kami menyambut," pungkas Arif.


Topik

Pemerintahan disporapar kota malang retribusi pemkot malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana