Balai Kota Among Tani Masuki Usia 6 Tahun, Pemkot Batu Tasyakuran Sederhana

Jan 04, 2022 14:07
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat memotong tumpeng di lantai 5 Balai Kota Among Tani, Selasa (4/1/2022). (Foto: istimewa)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat memotong tumpeng di lantai 5 Balai Kota Among Tani, Selasa (4/1/2022). (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Pusat pemerintahan Kota Batu yakni Balai Kota Among Tani di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Batu, Kota Batu genap berusia 6 tahun. Merayakan hal tersebut Pemkot Batu menggelar tasyakuran di Ruang Rapat Utama lantai 5 Balai Kota Among Tani, Selasa (4/1/2022).

Tasyakuran itu dilaksanakan dengan sederhana namun penuh khidmat. Sebagai bentuk rasa syukur, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpiko bersama wakilnya Punjul Santoso yang memberikan potongan kepada pejabat Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemkot Batu.

Tasyakuran ini dihadiri oleh Wali Kota Batu beserta wakilnya, asisten dan juga para kepala OPD di lingkungan Pemkot Batu. Dewanti mengatakan, rasa syukurnya karena sejak enam tahun lalu, Kota Batu telah memiliki gedung yang bisa menampung ribuan ASN untuk bekerja dengan nyaman.

“Alhamdulillah hari ini tepat enam tahun ASN Kota Batu menempati Balai Kota Batu, dan sampai saat ini gedung Balai Kota Among Tani tetap terawat dengan sangat baik,” ungkap Dewanti.

Menurut Dewanti, sebagai fasilitas publik yang terbuka untuk umum, Balai Kota Among Tani menjadi salah satu kebanggaan bagi masyarakat Kota Batu yang harus dijaga dengan baik.

Sementara itu Balai Kota Among Tani ini terdapat enam blok. Rinciannya, di blok A terdiri dari lima lantai dan itu sesuai dengan Pancasila. Mengingatkan dasar Negara adalah Pancasila dan harga mati.

Kemudian di blok B memiliki tiga lantai, blok C dengan tiga lantai, blok D sebagai gedung Pancasila, blok E untuk pendapa dan blok F untuk Masjid Brigjen Sugiono.

Tidak hanya itu saja, juga terdapat dua taman. Satu berada di Halaman Balai Kota Among Tani, satu lagi ada di dalamnya. Yang dilengkapi dengan satwa-satwa.

Sedangkan peresmian dilakukan tepat di usia Kota Batu genap 20 tahun. Ditandai dengan prasasti bertuliskan peresmian Balai Kota Among Tani, telah tertanda tangani oleh Wali Kota Batu periode ketiga H Eddy Rumpoko.

Selain itu Balai Kota Among Tani bermula pada tahun 2009, Pemkot Batu sudah mengeluarkan dana Rp 42,5 miliar untuk membeli tanah seluas 3.5 hektar. Selanjutnya Februari tahun 2011 Pemkot Batu mulai membangun pondasi gedung perkantoran terpadu. Nilai anggarannya Rp 35 miliar.

Pada saat itu pembangunan gedung tidak berjalan mulus. Sempat berhenti tiga tahun. Lalu di awal tahun 2015 mulai kembali dilakukan pembangunannya dengan menganggarkan Rp 175 miliar. Dengan demikian Balai Kota Among Tani menelan anggaran mencapai Rp 255 miliar.

Topik
Balai Kota Among TaniBalai Kota BatuPemkot Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru