Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Usai Divaksin, Kajari Pastikan Anggotanya Siap Jadi Contoh Bagi Masyarakat

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Yunan Helmy

30 - Jan - 2021, 20:03

Placeholder
Kajari Kabupaten Malang berfoto sesusai melakukan vaksinasi di Pendapa Panji, Kepanjen, Sabtu (30/1/2021) (Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Malang Edi Handoyo menegaskan bahwa anggotanya siap untuk melakukan vaksinasi pasca dirinya mengawali di Pendapa Panji, Kepanjen, Sabtu (30/1/2021).

Seusai melakukan vaksinasi, Edi Handojo mengaku tidak merasakan apa-apa. Padahal, biasanya pada vaksinasi muncul beberapa reaksi.

Baca Juga : Tetap Dikawal Ketat, Vaksin Covid-19 Tahap 2 Tiba di Kota Batu

Reaksi tersebut seperti reaksi lokal nyeri, kemerahan, bengkak pada tempat suntikan. Kemudian ada reaksi lokal berat seperti misalnya selulitis.

Selain itu, ada juga reaksi sistemik seperti demam, nyeri otot seluruu tubuh (myalgia), nyeri sendi (atralgia), badan lemah, dan sakit kepala. Reaksi lain biasanya yang muncul seperti alergi, anafilaksis dan syncope (pingsan).

“Saya tidak merasakan apa-apa waktu tadi di vaksin, karena kan ada persyaratan dulu sebelum vaksinasi tadi, dan setelah menunggu beberapa saat juga tidak merasakan apa-apa,” kata Edi Handojo kepada MalangTIMES usai melakukan vaksinasi, Sabtu (30/1/2021).

“Untuk anggota Kejaksaan sendiri intinya sudah siap (melakukan vaksinasi),” imbuhnya.

Menurut Edi, sebelum melakukan vaksinasi dibutuhkan kesehatan yang prima karena hal itu sebagai syarat wajib untuk melakukan vaksinasi.

“Tentunya dibutuhkan kesehatan yang prima ya  karena ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi terutama harus tidak ada penyakit komorbid (penyakit penyerta),” ungkap Edi.

Pengalaman yang didapatkan oleh Edi tersebut nantinya juga akan disampaikan kepada anggotanya di Kejari Kabupaten Malang agar menyiapkan diri untuk dilakukan vaksinasi.

Baca Juga : Tokoh-Tokoh Terkenal Indonesia Ini Diduga Lakukan Rasis, Siapa Saja Mereka?

Hal tersebut masih kata Edi, untuk menjadi contoh bagi masyarakat bahwa vaksin yang digunakan tersebut aman dan halal.

“Dengan adanya vaksin ini saya harap semua masyarakat yakin bahwa (vaksin, red) ini halal dan aman,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Kajari Kabupaten Malang mendapat urutan pertama orang yang di panggil untuk dilakukan pemeriksaan sebelum vaksinasi. 

Sementara itu, sedikitnya ada 12 pejabat dan 1 atlet yang dilibatkan pada vaksinasi di Kabupaten Malang ini. Mereka adalah Calon Wakil Bupati Malang terpilih Didik Gatot Subroto, Wakapolres Malang Kompol Toni Kasmiri, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, Wakil Direktur RSUD Kanjuruhan Kararawi Listuhayu.

Selanjutnya Direktur BPJS Cabang Malang Dina Diana Permata, Kepala BPBD Bambang Istiawan, Kepala Kejaksaan Negeri Edi Handojo, Pelaksana tugas (Plt) DPRD Kabupaten Malang Sodikul Amin, Ketua PCNU Kabupaten Malang Umar Usman, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo, Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten Malang Ronald Sanofri, Kasdim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu Djoko Istianto, dan terakhir striker Arema FC Dedik Setiawan.


Topik

Peristiwa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Yunan Helmy