Malangtimes

Tokoh-Tokoh Terkenal Indonesia Ini Diduga Lakukan Rasis, Siapa Saja Mereka?

Jan 29, 2021 11:02
Ilustrasi (Foto: Republika)
Ilustrasi (Foto: Republika)

INDONESIATIMES - Sosiolog dan jurnalis FNN sekaligus YouTuber Bang Arief menyebutkan, beberapa tokoh Indonesia yang diduga melakukan rasis. Diketahui, belakangan ini publik dihebohkan dengan kasus rasis yang dialami oleh mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.  

Pigai diketahui mendapat serangan bernada rasisme di media sosial yang diduga pelakunya adalah politisi Hanura Ambrosius Nababan. Ambrosius diduga memposting foto Pigai yang disandingkan dengan gorila. Lalu diberi kata-kata yang intinya bahwa vaksin yang cocok untuk Pigai itu sama dengan gorila, bukan sinovac melainkan rabies. 

Baca Juga : Wawali Kota Malang Divaksin, Tampak Santai dan Sempat Buka Baju

Atas kasus ini, diketahui Ambrosius Nababan juga telah dipanggil oleh Bareskrim Polri pada Senin (25/1/2021) lalu. Ia diperiksa sebagai saksi pada Rabu (27/1/2021).

Dorongan kepada polri untuk menindak tegas perbuatan rasis itu bukan hanya datang dari Papua, tapi juga dari Deputi 5 Kepala Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani. Dijelaskan oleh Bang Arief, Jaleswari menegaskan “Tidak ada toleransi atau impunitas (kekebalan) kepada siapapun yang melakukan diskriminasi termasuk atas dasar etnis atau ras.”  

Lantas apakah Ambrosius Nababan adalah satu-satunya orang yang memberikan ujaran rasis kepada Pigai? 

Melalui video itu, Bang Arief lantas menyebutkan siapa saja tokoh Indonesia yang diduga turut memberikan ujaran rasis kepada Pigai.  

Mulai dari buzzer, politisi hingga profesor disebutkan Bang Arief juga melakukan tindakan rasis. "Sebelumnya kita tahu ya itu ada polemik antara Pigai dengan AM Hendropriyono mantan kepala BIN. Ternyata dalam konteks itu ada yang ikutan namanya Permadi Arya alias Abu Janda yang mengatakan, intinya dia nyindir Pigai ini evolusinya udah selesai atau belum," ujar Bang Arief.

Menurut Bang Arief pernyataan Abu Janda ini sudah jelas rasis. Untungnya Pigai cukup bijak membalas.  “Bromoti itu risiko dari keputusan kita membela umat Islam yang teraniaya rakyat dan orang-orang lemah yang membutuhkan pertolongan karena kekuasaan yang tiran, kita juga pemimpin negara dan sudah memilih jalan terjal demi tegaknya demokrasi, hak, perdamaian dan keadilan.”  

Bang Arief juga menyebutkan jika politisi PDI Perjuangan Ruhut Sitompul juga pernah menyerang fisik Pigai dengan kata-kata "Kaca saja takut lihat gantengnya kau," ujarnya kala itu. Konteksnya saat itu Pigai merespon ucapan selamat natal yang disampaikan oleh Menteri Agama.  

Selain itu, Ruhut juga sempat menyerang Refly Harun.  Ada pula akademisi atau setidaknya orang yang status formalnya adalah akademisi melakukan hal yang sama. 

Baca Juga : Besok Divaksin, Wawali Kota Malang Siap Jadi yang Pertama di Bumi Arema

Dia adalah Yusuf Leonard Henuk salah satu guru besar di Universitas Sumatera Utara.  Kala itu Yusuf Henuk memposting foto Pigai dengan monyet yang sedang bercermin dan menyertai cuitan di Twitter-nya.

Selain itu Yusuf juga pernah menyebut "kulitmu hitam dan akibat salah bergaul hatimu pun jadi hitam".  

Yusuf diketahui juga sempat dipolisikan karena dalam cuitnya menyebut Presiden RI ke-6 SBY bodoh, sok suci dan munafik.  

Menko Polhukam Mahfud MD ternyata juga ikut merespon dalam cuitannya. "Pak Mahfud bilang gini kalau Anda tak suka dengan statement atau tudingan seseorang yang Anda anggap ngaco tak usahlah menghinanya dengan cacian atau gambar hewan. Diamkan saja, tidak menjawab statement atau tudingan orang dungu adalah jawaban terhadap orang zuhud tersebut."

Bang Arief pun lantas menilai jika pernyataan Mahfud ini sangat ambigu. Dalam cuitannya dinilai jika Mahfud tidak membela Pigai juga tidak mengecam kepada tindakan rasisme.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru