Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Jalankan Program Kemensos RI, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Mulai Data Penyandang Disabilitas

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Yunan Helmy

28 - Jan - 2021, 14:09

Placeholder
Suasana pelaksanaan assessment langsung dari petugas Kementerian Sosial RI kepada puluhan penyandang disabilitas di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (27/1/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 

MALANGTIMES - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang mulai menjalankan program dari Kementerian Sosial RI terkait pendataan dan penilaian (assessment) terkait para penyandang disabilitas. 

Kepala Bidang Rehabilitasi Jaminan Perlindungan Sosial Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Titik Kristiani melalui penyuluh sosial lansia dan anak Syamsul Arifin mengatakan, untuk kegiatan pendataan dan penilaian terhadap penyandang disabilitas dilakukan langsung oleh petugas dari Kementerian Sosial RI. 

Baca Juga : Hadiri Pra Musrenbang, Wawali Bung Edi Beri Penekanan Dua Hal

 

"Jadi beliaunya datang ke Malang untuk melakukan pendataan terkait disabilitas di Kota Malang khususnya di Kecamatan Blimbing ini, dimintai data untuk di assessment," ujarnya kepada pewarta, Rabu (27/1/2021). 

Syamsul melanjutkan bahwa tujuan dilakukan pendataan dan penilaian tersebut untuk mengetahui bakat, minat dan kemampuan para penyandang disabilitas agar dapat terarahkan untuk mendapatkan pelatihan yang sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. 

"Kalau dia memang punya skill, akan diarahkan dan diberikan pelatihan langsung di (Balai Besar Kemensos, red) Temanggung. Itu tempat pelatihannya dari Kemensos langsung dan disitu ada asramanya juga. Biayanya gratis semua," jelasnya. 

Sedangkan untuk penyandang disabilitas yang dibawah umur, dikatakan Syamsul bahwa tetap dilakukan pendataan dan penilaian. Namun dari pihak orang tua juga diimbau agar dapat mengetahui bakat minat anaknya masing-masing. 

"Kalau nanti sudah usia remaja bisa juga langsung dibawa ke Temanggung. Nanti biar dia keluar dari Temanggung dia punya keahlian, dapat hidup mandiri, meningkatkan ekonominya sendiri atau ekonomi produktif untuk keluarganya sendiri," terangnya. 

Lebih lanjut, Syamsul menyebutkan bahwa berdasarkan data dari Dinsos-P3AP2KB Kota Malang yang kerap kali bekerjasama dengan Paguyuban Lentera Kasih terkait data penyandang disabilitas, jumlahnya mencapai ratusan khusus untuk di wilayah Kecamatan Blimbing. 

"Untuk penyandang disabilitas kami terus melakukan pendataan. Karena usia kemarin kami batasi, usia 0-35 tahun itu datanya sudah 248 orang," jelasnya. 

Dari jumlah penyandang disabilitas di Kecamatan Blimbing yang telah tercatat dan telah tergabung dalam Paguyuban Lentera Kasih tersebut, memiliki banyak ragam jenis disabilitas. 

Baca Juga : Musrenbang Lansia, Wujudkan Lansia di Kota Malang yang Lebih Berdaya

 

"Semua ragam disabilias disini ada. Ada disabilitas sensorik, ada juga disabilitas tuna rungu, tuna grahita, tuna wicara, tuna daksa, sipi, pokoknya semua penyandang disabilitas kami data, kami gabung jadi satu," bebernya. 

Sementara itu, Ketua Paguyuban Lentera Kasih Siti Alfiah yang juga merupakan paguyuban pendamping penyandang disabilitas di Kecamatan Blimbing mengatakan bahwa pihaknya juga kerap kali melakukan pelatihan dan terapi. 

"Di posko kami melakukan terapi untuk semua penyandang baik fisioterapi. Itu kalau dari paguyuban sendiri 2 minggu sekali di hari minggu jam 9. Terus karena pandemi sementara diliburkan. Terapi dengan Dinas Sosial dilakukan setiap 1 bulan sekali setiap hari rabu minggu pertama atau ke-2," terangnya. 

Lanjut Siti bahwa khusus untuk penyandang disabilitas tuna daksa, terkait pelatihan dan terapinya dilakukan di YPAC (Yayasan Pendidikan Anak Cacat). Hal itu dilakukan karena untuk alat-alat fisioterapi lebih lengkap. 

"Untuk tuna grahita, autis atau down syndrome atau yang lainnya ada di Kecamatan Blimbing. Kami sudah punya alat terapinya itu sendiri dan kadang para terapis membawa sebagian alatnya dari tempat mereka masing-masing," tutupnya.


Topik

Pemerintahan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Yunan Helmy