Bermakna Bagi Lingkungan, Masjid Ainul Yaqin Unisma Launching Madin dan Kajian Kontemporer

Jan 25, 2021 12:17
Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si yang memberikan sambutan dalam peresmian (Ist)
Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si yang memberikan sambutan dalam peresmian (Ist)

MALANGTIMES - Masjid Ainul Yaqin Universitas Islam Malang (Unisma) melaunching Madrasah Diniyah (Madin) dan kajian kontemporer. Peresmian tersebut disertai dengan santunan puluhan anak yatim, pada Jumat (22/1/2021).

Rektor Unisma Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si mengapresiasi dilaunchingnya Madrasah Diniyah dan program kajian kontemporer tersebut. Dengan 2 program ini, maka keberadaan Masjid Ainul Yaqin semakin akan semakin bermakna bagi Unisma dan lingkungan sekitar.

Baca Juga : 56 Pelamar Surveyor Disdikbud Kota Malang Dites Tim Ahli Cagar Budaya

“Inilah yang kami tunggu-tunggu. Karena masjid bukan hanya pusat ibadah, tapi juga pusat pemberdayaan masyarakat, pusat pendidikan, pusat budaya dan peradaban,” paparnya.

Lebih lanjut dijelaskannnya, sejauh ini kegiatan ibadah, kajian pendidikan dan pemberdayaan sudah berjalan di Masjid Unisma. Namun hal tersebut, juga perlu lebih dikembangkan pada bidang budaya dan peradaban. Inovasi dan kreativitas cemerlang juga diperlukan dari para pengurus takmir, santri Pondok Pesantren Ainul Yaqin dan Civitas Akademika Unisma pada umumnya.

“Masjid sebagai pusat pengembangan ummat dari berbagai sisi. Maka perlu adanya inovasi agar fungsi masjid bisa optimal,” katanya.

Prof Maskuri menegaskan, bahwa santri Madrasah Diniyah Masjid Ainul Yaqin yang berjumlah 28 anak merupakan generasi Islam. Di madrasah Diniyah karakter mereka ditempa, digembleng dan semakin diperkuat dengan nilai-nilai Islam rahmatan Lil Alamin.  

“Orang yang berilmu dan yang didasari dengan nilai-nilai Islam rahmatan Lil Alamin, sangatlah langka. Maka perlu dilestarikan oleh Madrasah Diniyah Masjid Ainul Yaqin,” tandasnya.

Sementara itu, mengenai kajian kontemporer, minggu depan akan dimulai. Dalam kajian tersebut, tentunya mengangkat isu-isu terkini dari berbagai bidang dengan pemateri dari Dosen Unisma.

Baca Juga : Dies Natalis ke 1 Ditjen Diksi, Balai Besar di Malang Ini Didatangi TNI dari 3 Matra

Meskipun dari berbagai bidang, materi yang diangkat dalam kajian tentunya tetap harus terintegrasi dan sejalan dengan Al Qur'an. Dengan begitu, hal tersebut bisa memperkuat bidang keilmuan dan keimanan para civitas akademika Unisma.

"Segala sesuatu ada jalannya. Dan jalan menuju surga adalah ilmu. Ilmu harus di-update. Untuk meningkatkan kualitas takwa dan kualitas hidup kita,” pungkasnya.

Selian dihadiri oleh orang nomor satu di Unisma, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri, Wakil Rektor III Dr. Ir. H. Badat Muwakhid, M.P, Direktur Masjid dan Pesantren Ainul Yaqin Unisma Muhammad Zainul Fadli, M.Kes, Ketua Takmir Masjid Ainul Yaqin Unisma Kukuh Santoso, M.Pd.I dan Kepala Madrasah Diniyah Masjid Ainul Yaqin Unisma Dr. H. Syaifudin M.Pd.

Topik
Masjid Ainul Yaqin Unismakajian kontemporer masjid ainul yaqinMadrasah Diniyah Masjid Aiunul YaqinKampus Unisma

Berita Lainnya

Berita

Terbaru