Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Tolak Vaksinasi, Pemkab Malang Belum Berencana Beri Sanksi

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Yunan Helmy

18 - Jan - 2021, 20:40

Placeholder
Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat saat menjelaskan kesiapan vaksinasi Covid-19 (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, mengklaim jika mayoritas masyarakat saat ini sudah siap menerima vaksin Covid-19. Pernyataan itu diutarakan olehnya usai menghadiri agenda Talkshow Virtual Pengamanan dan Vaksin Covid-19 di Pringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (18/1/2021).

"Kalau saat ini sangat positif (tanggapan masyarakar tentang vaksin Covid-19, red), bahkan sekarang sudah viral yang menyatakan jika 'saya siap untuk divaksin' ," terangnya.

Baca Juga : Banyak Jabatan Kosong, DPRD Kota Malang Beri Sorotan

Menurutnya, semakin banyaknya tanggapan positif dari masyarakat tersebut, lantaran beberapa tokoh pejabat publik, termasuk Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi, telah bersedia disuntik vaksin Covid-19.

"Masyarakat rata-rata menanggapinya positif, apalagi kemarin melihat Presiden sudah (disuntik vaksin Covid-19). Sehingga saat ini semakin banyak masyarakat yang menjadi yakin," tuturnya.

Namun demikian, guna lebih meningkatkan kepercayaan dari masyarakat khususnya warga Kabupaten Malang terhadap vaksin Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berencana bakal melibatkan influencer untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

Seperti yang sudah diberitakan, dalam proses vaksinasi tahap pertama yang dimungkinkan bakal berlangsung di Kabupaten Malang pada awal Februari 2021 mendatang, bakal diperuntukkan pertama kali untuk 10 pejabat khususnya yang ada dalam jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang.

Selain itu, dijelaskan Wahyu, Pemkab Malang saat ini diketahui tengah mengajukan tambahan 5 penerima vaksin Covid-19. Penambahan tersebut ditujukan untuk diberikan kepada influencer yang ada di Kabupaten Malang.

"Menurut Kadinkes (Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Malang) kemarin kita nambah sampai dengan 15. Kita utamakan untuk Forkopimda, sedangkan jika memungkinkan 5 lainnya itu diperuntukkan bagi influencer," paparnya.

Seperti yang sudah diberitakan, sampai dengan berita ini ditulis, diterangkan Sekda Kabupaten Malang, langkah untuk melibatkan influencer dalam tahapan vaksinasi Covid-19 tersebut, belum mendapatkan tanggapan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim).

Baca Juga : Atasi Konflik Petani Jeruk vs Pemdes, Sekda Kabupaten Malang Angkat Bicara

Terlepas dari itu, Wahyu mengaku optimis tahapan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang akan tetap berjalan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan. Oleh karenanya Pemkab Malang sejauh ini belum mempersiapkan sanksi, jika memang ada masyarakat yang tidak berkenan disuntik vaksin Covid-19.

"Sementara ini belum," tegas Sekda Kabupaten Malang saat ditanya soal sanksi bagi masyarakat yang menolak pemberian vaksin Covid-19.

Ketimbang memberikan sanksi, lanjut Wahyu, Pemkab Malang memilih untuk memberikan tindakan humanis dan pemahaman jika memang ada yang tidak berkenan mendapatkan vaksin Covid-19.

"Ya akan kita beri pemahaman kepada mereka tentang manfaat dan peruntukan pemberian vaksin Covid-19 ini," tandasnya.

 


Topik

Pemerintahan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy