Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso saat menyerahkan bantuan kepada ustadzah di Kecamatan Junrejo.
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso saat menyerahkan bantuan kepada ustadzah di Kecamatan Junrejo.

MALANGTIMES - Wajah sumringah hadir dari para guru mengaji (ustadz atau ustadzah) di Kota Batu. Di tengah pandemi Covid-19, mereka mendapatkan bantuan Rp 250 ribu dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batu.

Kali ini Baznas Kota Batu menyalurkan bantuan sejumlah Rp 250 ribu kepada 1.648 ustad/ustadzah se Kota Batu. Yang juga diberikan langsung secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso kepada mereka yang berada di kawasan Kecamatan Junrejo yakni di Desa Mojorejo, Desa Tlekung, Desa Beji dan Desa Junrejo.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Dampingi Dinsos Jatim Berikan 50 Bantuan Sembako untuk ODHA

“Baznas tahun ini bisa memberikan bantuan dimasa pandemi dengan memberi Rp 250 ribu untuk sedikit meringankan beban. Sehingga total bantuan yang disalurkan Rp 360 juta untuk tahun ini,” ungkap Ketua Baznas Kota Batu, Budiono.

Ia merinci, yang disalurkan kepada guru mengaji di Kecamatan Junrejo kurang lebih 204 guru. Diantaranya ada di Desa Beji 64 orang, Desa Mojorejo 30 orang, Desa Junrejo 66 orang, dan Desa Tlekung 44 orang. 

Dengan diberikan bantuan tersebut di tengah pandemi Covid-19 agar bisa meringankan beban bagi para guru yang telah mengabdi. Terlebih harus menjalankan profesinya di tengah pandemi Covid-19 dengan melakukan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menambahkan, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, dan stakeholder untuk membayar zakat, infaq dan shodaqoh di Baznas Kota Batu. Agar ke depan program bantuan yang diberikan kepada guru mengaji terus berjalan, untuk meringankan beban.

Baca Juga : 5 Hari Berturut-turut, Diskopindag Gelar Operasi dan Pasar Murah di 5 Kelurahan

“Mari kepada ASN, TNI/ Polri, dan stakeholder lainnya rutin menjalankan ibadah membayar zakat dan sebagainya,” ucapnya.

Punjul pun berpesan, agar para guru mengaji tidak lula untuk mentaati protokol kesehatan dengan ketat di tengah pandemi Covid-19 untuk mencegah penyebaran. “Tetap terapkan 3M menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan,” pesannya.