Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Pemerintah Kota Malang menargetkan pusat data terpadu bisa selesai digarap paling lambat dua tahun ke depan. Pusat data yang dimaksud adalah untuk mengintegrasikan data, aplikasi, hingga sinkronisasi berbagai hal menjadi satu wadah.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Erik Setyo Santoso menyampaikan, mengintegrasikan data menjadi satu titik itu menjadi salah satu program dalam mengembangkan smart city. Dengan penyusunan data terpadu, maka diyakini layanan yang diberikan kepada masyarakat akan semakin prima.

"Karena pasti itu akan sangat memudahkan masyarakat," katanya.

Baca Juga : Jembatan Kedungkandang Selesai Desember, Tahun Depan Dewan Minta Bangun Jembatan Muharto

 

Sementara untuk pembuatan aplikasi yang terintegrasi dengan Diskominfo, menurutnya saat ini telah berproses. Sebagian aplikasi di masing-masing Perangkat Daerah (PD) sudah saling terintegrasi antara yang satu dengan lainnya.

Hal itu lebih memudahkan pada proses penyelesaian layanan publik kepada masyarakat. Salah satunya seperti aduan online melalui aplikasi Sambat Online (Sambat) misalnya, yang juga sudah terintegrasi dengan setiap aplikasi perangkat daerah.

Sehingga, setiap aduan yang masuk bisa langsung ditanggapi oleh masing-masing PD yang dituju sesuai dengan tugas dan fungsinya. Selain layanan tersebut, layanan yang menyentuh langsung kepada masyarakat seperti layanan perizinan juga terus dimantabkan untuk bisa diintegrasikan dengan layanan Dispendukcapil Kota Malang.

"Saat ini yang menjadi prioritas kami adalah e-planning dan e-budgeting," terang Erik.

Baca Juga : Pantau Kawasan Publik Kota Malang, Andalkan 660 CCTV

 

Lebih jauh Erik menerangkan, secara perlahan seluruh aplikasi yang dimiliki setiap Perangkat Daerah akan diintegrasikan dengan layanan yang dimiliki Diskominfo. Sehingga seluruhnya bisa dengan mudah dipantau hanya dalam satu titik saja.

"Target kami paling lama dua tahun pengintegrasian aplikasi sudah selesai dan sekarang sudah dalam tahap semua," jelas Erik.