Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Meski belum semua, sebagian besar kawasan di Kota Malang telah terpasang CCTV atau Closed Circuit Television. Kamera pengintai itupun sudah hampir terpasang di seluruh ruang publik dan jalan-jalan besar.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Erik Setyo Santoso menyampaikan, pemasangan CCTV memang menjadi bagian yang terus dilakukan. Saat ini, kurang lebih ada 660 CCTV yang terpasang di area ruang publik dan jalan-jalan protokol. "Dan banyak juga masyarakat yang datang untuk diperlihatkan sebuah kejadian di beberapa lokasi ke kami," katanya.

Baca Juga : Tertahan Lantaran Pandemi, MPP Ditarget Operasi Agustus Tahun Depan

Informasi yang dihimpun di CCTV itu menurutnya sangat berguna. Karena dapat mengetahui sebuah kejadian hingga beberapa hari ke belakang. Sehingga, selain masyarakat pihak berwajib juga sering mengakses layanan CCTV di Kominfo tersebut. "Semisal kecelakaan dan lain sebagainya, hanya saja kami mampu mengakses untuk kejadian maksimal mundur 10 hari. Setelah itu ketumpuk dengan yang lain, karena kami terbatas dengan server," jelasnya.

Sementara untuk proyeksi penambahan CCTV tahun depan, Erik menjelaskan jika akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Selain itu juga akan disesuaikan dengan kondisi kebutuhan di beberapa titik yang dinilai memang perlu dipasang CCTV. "Target kami masih untuk kawasan publik," jelasnya.

Pemasangan CCTV itu sendiri sudah terintegrasi dengan sistem yang telah terlebih dulu dimiliki Pemkot Malang, yaitu Ngalam Command Center (NCC). Sehingga, seluruh pergerakan akan mampu terpantau hanya dari satu ruangan. Dengan begitu, tindakan kejahatan diharapkan mampu dikurangi melalui pemasangan CCTV tersebut.

Baca Juga : Target Belanja Daerah 2021 Kota Malang Rp 1,9 Triliun, Ini Yang Jadi Prioritas

 

Lebih jauh Erik menjelaskan, selain CCTV, Diskominfo Kota Malang juga akan konsentrasi dengan pemanfaatan sistem e-government dan e-budgeting.  Dalam dua tahun ke depan, diharapkan aplikasi secara terintegrasi yang menghubungkan antar lembaga bisa dipantau dalam satu aplikasi yang sama. "Selain CCTV, aplikasi juga terus dikembangkan untuk mewujudkan Malang Smart City," pungkasnya.