Tim gabungan saat melakukan evakusi Jopi Prananta. (Foto: istimewa)
Tim gabungan saat melakukan evakusi Jopi Prananta. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Jopi Pranata warga Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo yang hilang di tengah perjalanan menuju Gunung Buthak Panderman Kota Batu, akhirnya telah ditemukan oleh tim gabungan, Rabu (15/4/2020). Sayangnya saat ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Baca Juga : Hingga Pertengahan April, 4 Kali Tanah Longsor Terjadi di Kota Batu

Malam ini jenazah sudah berada di rumah duka. Jenazah itu dievakuasi oleh tim evakuasi di Petak 212 (Pos tiga) masuk Oro Oro Ombo Kota Batu, dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga : Bantuan Dana Dampak Covid-19 Bagi Sopir di Kabupaten Malang Segera Cair

Dari foto yang beredar terlihat posisinya tergeletak dengan tidak menggunakan alas kaki. Namun masih menggunakan baju, jaket dan celana.

“Info awal dr Basarnas diketemukan dalam kondisi meninggal dunia. Saat evakuasi butuh waktu 8 jam pulang dan pergi karena tidak membawa peralatan tandu dan lain-lain,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Batu, Agung Sedayu.

Tim yang tergabung dalam proses evakuasi korban yakni Basarnas Jatim ada 8 orang, Polres Batu, Polsek Junrejo, BPBD Kota Batu, PMI kota Batu, PMPR, Tagana Kota Batu, Banser Kota Batu, IPKA 7 orang, Rekan Surmor, Dayangan, Baskomas, Garda Relawan, Sar Samudra, warga Dusun Princi Desa Gadingkulon, warga putuk Gangsiran Junrejo, dan sebagainya. “Dan ini hasil kerja tim gabungan Basarnas,” imbuhnya.

Ditemukannya jenazah itu bermula pada ukul 13.15 Posko Parangtejo mendapat laporan dari tim yang melaksanakan penyisiran, jika korban telah ditemukan. Kemudian langsung dilaksanakan Briefing proses pelaksanaan evakuasi korban.

Baca Juga : Musim Melaut, Para Nelayan yang Berlabuh di Kabupaten Malang Bakal Disemprot Antiseptik

Lalu pada 15.00 tim melakukan evakuasi berangkat melaksanakan proses evakuasi Korban. Pukul 18.15 WIB Tim evakuasi Korban tiba di Posko Parangtejo Dusun Princi, Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dan kini sudah berada di rumah duka.

Baca Juga : Per Hari Ini Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di 23 Provinsi, Total 5.136 Penderita

Seperti diberitakan, kronologi Jopi hilang pada Jumat (10/4/2020) pukul 08.00, rombongan sejumlah 17 orang melakukan pendakian dengan tujuan Gunung Buthak Panderman. Mereka memulai pendakian dari Coban Parangtejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Saat melakukan  pendakian sampai pada pos 1 dan pos 2, rombongan masih dalam keadaan lengkap. Namun setelah meninggalkan pos 2 menuju pos 3 sekitar pukul 19.00, terdengar teriakan dari salah satu anggota rombongan.