Jajaran Forkopimda Kabupaten Malang saat menghadiri dan membuka Launching Program Peduli Keselamatan 2020 Sat Lantas Polres Malang, Rabu (15/4/2020).
Jajaran Forkopimda Kabupaten Malang saat menghadiri dan membuka Launching Program Peduli Keselamatan 2020 Sat Lantas Polres Malang, Rabu (15/4/2020).

MALANGTIMES - Sat Lantas Polres Malang bersama pihak terkait melakukan kegiatan penyaluran dana bantuan sosial dari Pemerintah yang ditujukan untuk para pengemudi kendaraan umum yang dikemas dalam program peduli keselamatan 2020.

Secara umum bantuan sosial dari Pemerintah ini ditujukan kepada seluruh masyarakat terdampak Covid-19. Bantuan yang akan diterima oleh masyarakat terdampak Cocid-19, berupa bantuan non-tunai sejumlah Rp 600.000. 

Kasat Lantas Polres Malang AKP Diyana Suci Listyawati menuturkan bahwa pihaknya bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kepanjen akan mengeksekusi kebijakan tersebut yang telah disepakati di tingkat pusat.

"Dalam hal ini kita mengeksekusi dari kebijakan tersebut melalui Korlantas Polri bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) pusat yaitu dengan cara menyalurkan bantuan sosial ini kepada masyarakat yang menjadi mitra kita yaitu para pengemudi atau pengguna jalan," tuturnya saat dikonfirmasi oleh pewarta di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen, Rabu (15/4/2020).

Diyana juga merinci beberapa profesi pengemudi yang menjadi mitra Sat Lantas Polres Malang yang akan mendapatkan bantuan uang non-tunai dalam bentuk buku rekening dan ATM (Anjungan Tunai Mandiri) tersebut. 

"Jadi di sini para pengemudi bisa, pengemudi truk, angkutan umum, ojek tradisional, itu semua kita kumpulkan, kita rangkum kegiatannya dengan juga memberikan sosialisasi tentang keselamatan ketertiban lalulintas," jelasnya. 

Mengenai jumlah penerima bantuan non-tunai ini, Diyana menyebutkan bahwa Sat Lantas Polres Malang telah mendata setidaknya 1.084 pengemudi.

"Kalau di binaan kita Sat Lantas Polres Malang saat ini sudah terdata 1.084 pengemudi, ini datanya kita sudah setorkan ke BRI. Nantinya akan diproses untuk memberikan buku tabungan dan kartu ATM nya," sebutnya. 

Sementara itu, Diyana menambahkan bantuan non-tunai sejumlah Rp 600.000,- tersebut akan dikucurkan selama tiga bulan, dimulai sejak Bulan April 2020.

"Setelah kita berikan sosialisasi tentang ketertiban kelancaran lalulintas mereka akan diberikan buku tabungan dan nanti setiap bulannya mereka akan mendapatkan kucuran dana Rp 600.000 itu langsung masuk ke rekening masing-masing," bebernya. 

Terkait periode tanggal bulan dan kegiatan yang akan diberikan, Diyana mengungkapkan bahwa akan diberikan di tiap bulan dengan dikemas dalam bentuk kegiatan sosialisasi ketertiban lalu lintas.

"Periodenya adalah 15 April sampai 15 Mei, kemudian Mei sampai Juni dan Juni sampai Juli. Selama tiga bulan itu akan ada tiga materi yang berbeda, bulan pertama tentang penanganan Covid, bulan kedua tentang safety riding atau keselamatan berkendara dan bulan ketiga tentang etika berlalu lintas," paparnya. 

Harapannya dengan adanya kucuran dana yang diberikan oleh Pemerintah dan juga materi tentang keselamatan ketertiban lalulintas yang diberikan oleh Sat Lantas Polres Malang kepada mitra pengemudi kendaraan umum dapat menambah wawasan lalu lintas serta sedikit banyak membantu kondisi perekonomian yang sedang menurun.