MALANGTIMES - Musibah banjir yang disebabkan karena intensitas hujan yang tinggi membuat jembatan penghubung yang ada di Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang terputus, Senin (2/3/2020) malam.
”Jembatan penghubung antar Desa Genengan menuju Desa Jatisari ini, terputus karena diterjang air Sungai Metro yang mengalami banjir. Saat kejadian, luapan debet air sempat melebihi dari bangunan jembatan,” terang Kapolsek Pakisaji, AKP Triwik Winarni, Selasa (3/3/2020).
Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf
Berdasarkan laporan kepolisian, Senin (2/3/2020) malam, sekitar pukul 19.00 WIB wilayah Kecamatan Pakisaji memang mengalami hujan deras. Sekitar satu jam kemudian, aliran Sungai Metro yang melintasi jembatan penghubung tersebut meluap dan mengakibatkan jembatan roboh.
”Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta,” jelas Kapolsek Pakisaji dengan pangkat tiga balok di bahu ini.
Di sisi lain, sesaat setelah kejadian petugas gabungan dari PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Polsek dan Koramil Pakisaji, serta pejabat Muspika hingga warga setempat, terpantau melakukan assesment di lokasi kejadian.
Untuk sementara waktu, petugas gabungan beserta warga membuat jembatan darurat menggunakan bambu pada jembatan penghubung yang roboh tersebut, Selasa (3/3/2020).
Belakangan diketahui, jembatan yang ambrol karena tergerus luapan Sungai Metro ini dibangun pada tahun 1984. Diduga kuat, usia jembatan yang sudah lama dibangun ini menyebabkan tidak kuat menahan terjangan banjir.
Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19
Semenjak jembatan yang memiliki ukuran 24 x 1,5 meter ini terputus, warga terpaksa harus mencari jalan pintas dan memutar arah sejauh 3 kilometer. Total ada sekitar 5 desa yang terdampak akibat terputusnya jembatan penghubung yang ada di Desa Genengan tersebut.
”Jembatan yang roboh itu dibangun dari hasil swadaya warga. Tapi, akan kami akomodir agar di tahun ini (2020) bisa segera diperbaiki," ujar Romdhoni selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang, saat dikonfirmasi awak media terkait putusnya jembatan penghubung di Kecamatan Pakisaji tersebut, Selasa (3/3/2020).
