MALANGTIMES - Petugas Polres Batu saat ini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah kontrakan Abdullah yang mengakibatkan meninggalnya empat anak di Jalan Hasanudin No 35A RT 02 RW 05, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Rabu (24/7/2019).
Di dalam rumah tersebut terdapat tiga kamar. Seluruh kamar tersebut sudah habis dilalap oleh si jago merah. Kondisi terparah itu tepat di area satu kamar hingga ruang keluar dan ruang tamu.
Baca Juga : Balada Susilo: Hidup di Gigir Kemiskinan Tanpa Jaring Sosial Pemerintah
Genting dan kerangka atap pun habis terbakar. Yang tersisa hanya area dapur yang masih utuh dengan atapnya.
Garis polisi pun terpasang di sekeliling rumah itu agar tidak dilintasi warga yang penasarn. Sebab, kondisi rumah sewaktu-waktu dapat runtuh.
Saat ini kedua orang tua empat anak yang meninggal, Abdullah (35) dan Herlina (34), sedang berada di Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSS) Malang.
Rencananya jenazah empat anak akan langsung disalatkan di Masjid Asy’ari, Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo. Kemudian mereka dikebumikan di TPU dekat Krematorium Desa Junrejo, Kota Batu.
Abdullah dan Herlina merupakan warga Kota Solo yang mengontrak di rumah yang terbakar tersebut. Mereka sudah tinggal di sana sejak dua tahun yang lalu.
Baca Juga : Musibah Angin Kencang Rusak Ratusan Rumah di Dua Kecamatan
Abdullah sehari-hari disibukkan dengan pekerjaannya di salah satu pondok pesantren. Dan Herlina merupakan ibu rumah tangga yang juga membuka usaha berjualan.
Nasib naas menimpa keluarga ini setelah listrik padam pada Selasa (23/7/2019) malam. Si jago merah itu berkobar lantaran lilin yang tidak dimatikan setelah listrik mulai menyala.
Saat itu lilin berada di kamar anak mereka, yang diduga menimpa area kamar tidur. Dalam kebakaran itu, Abdullah dan Herlina dapat menyelamatkan diri dengan dua anak terakhirnya. Namun mereka tidak dapat menyelamatkan keempat anaknya yang lain karena kobaran api yang cukup hebat.
