MALANGTIMES - Kondisi Pasar Baru Barat di kawasan Comboran tampak sepi. Meski ada sekitar 300 lebih pedagang yang terdaftar, tapi jumlah pedagang yang aktif berjualan setiap harinya tak sebanyak itu.

Untuk kembali menghidupkan dan meramaikan pasar, Dinas Perdagangan Kota Malang berencana untuk menggratiskan ratusan bedak yang selama ini jarang digunakan berjualan. Artinya, bedak yang sudah lama tak digunakan akan segera diambil alih oleh pemerintah dan ditawarkan kepada masyarakat yang berkeinginan berjualan di kawasan tersebut.

"Kami akan sosialisasikan lagi kepada pedagang, sebelumnya kami juga sudah sampaikan ini kepada perwakilan pedagang pekan lalu," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto pada wartawan baru-baru ini.

Dia menjelaskan, pengambilalihan itu dilakukan lantaran para pedagang sudah tak aktif berjualan. Dalam bulan ini, pihaknya akan melakukan sosialisasi dan pedagang diberikan waktu selama kurang lebih dua hingga tiga minggu setelah dilakukan sosialisasi.

Jika tidak ada respons dari pedagang, lanjutnya, maka bedak akan ditandai stiker penyegelan. Selanjutnya pemerintah akan menawarkan kepada masyarakat umum yang ingin berjualan di Pasar Baru Barat.

"Diberikan secara gratis, kecuali retribusi harian. Dan calon pedagang nantinya harus berjualan setiap hari. Karena tujuannya adalah untuk meramaikan pasar yang sepi," imbuhnya.

Lebih jauh dia menyampaikan, pembaruan pasar akan dilakukan saat sudah mendapatkan anggaran yang tepat. Salah satunya dengan memperindah kawasan pasar dengan cat misalnya. Sehingga kondisi pasar tidak terlalu kumuh dan nyaman bagi penjual dan pembeli.