Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Olahraga

Malang Super Fight Ke-26, Petinju Malang Dipacu Rebut Juara WBC Asia

Penulis : Luqmanul Hakim - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

03 - Mar - 2019, 02:35

Placeholder
Ketua Umum Komisi Tinju Profesional Indonesia (KPTI) Malang Raya Ade Herawanto (bertopi).

MALANGTIMES - Sajian laga tinju kelas dunia bakal bisa kembali dinikmati masyarakat Malang. Sejumlah petinju internasional, nasional, dan lokal dijadwalkan bertanding dalam Kejuaraan Tinju Internasional Malang Super Fight (MSF) Ke-26 pada 29 Maret mendatang.

Baca Juga : Kontroversi, Prestasi, hingga Mundurnya Ratu Tisha dari Sekjen PSSI

Gelaran  itu memperebutkan 3 sabuk emas. Para pemenang bisa memboyong sabuk emas wali kota Malang dalam rangka HUT Ke-105 Kota Malang, sabuk emas panglima Divisi 2 Kostrad dalam rangka HUT Ke-58 Kostrad, serta sabuk emas komandan Yon Bek Ang dalam rangka HUT Ke-70 Bek Ang TNI AD.

Ketua Umum Komisi Tinju Profesional Indonesia (KPTI) Malang Raya Ade Herawanto mengungkapkan bahwa MSF Ke-26 diharapkan menjadi hiburan istimewa bagi masyarakat Malang umumnya dan penggemar tinju khususnya. "Malang Super Fight Ke-26. Di kejuaraan tinju dunia WBC internasional ini nanti, ada tiga partai utama yang dipertandingkan," ujarnya.

Frontman d'Kross Community itu menambahkan, persiapan kejuaraan tersebut melibatkan lintas sektoral. Namun, koridor tujuannya tetap satu. Yakni menyelaraskan visi dan misi ke depan demi membangkitkan kembali kejayaan tinju tanah air di pentas internasional. "Semua pihak yang terlibat telah berkomitmen dan memberikan dukungan penuh untuk kemajuan olahraga tinju Malang di kancah dunia," tandas Ade.

Tokoh Aremania itu menambahkan, susunan partai tambahan masih bisa berubah. Terlebih Aremania pada malam itu juga akan berbondong-bondong hadir. Mereka akan memberikan dukungan penuh untuk gelar tinju yang diharapkan bisa membawa harum nama Malang dan Indonesia di kancah internasional tersebut.

"Karena harus ada petinju putra daerah dari Bhumi Arema yang dipertandingkan malam itu. Tentunya kami berharap prestasi para petinju muda nanti bisa seperti Timnas U-22 yang memenangkan Piala AFF di Kamboja kemarin," ucap Ade.

Petinju-petinju yang akan turun gelanggang di antaranya berasal dari Sasana Armin Tan Boxing Camp yang berbasis di Tangerang, Banten. "Kami menyambut positif sekaligus akan berpartisipasi dengan menurunkan tiga petinju di dua kelas internasional dan satu kelas nasional. Ada Timo Monabesa, Defry Palulu, dan John Ruba," ujar Armin Tan Tagore, ketua Sasana Armin Tan.

Baca Juga : Libur Karena Covid-19, Kiper Persita Mulai Bosan

Promotor tinju internasional itu juga berharap MSF Ke-26 akan kembali menghidupkan iklim tinju di Kota Malang. "Malang ini sudah saya anggap rumah kedua dan potensinya sangat besar. Sayangnya saat ini masih minim pertandingan. Dengan adanya MSF, pertama saya harap bisa meriah. Kedua, agar iklim tinju lebih hidup dan atlet-atlet lokal termotivasi," ungkap Armin.

Dia mencontohkan atlet tinju asal Malang Hero Tito yang saat ini menjadi salah satu petinju profesional di Indonesia dan kerap tampil di pentas tinju internasional. "Saat ini Hero Tito termasuk yang berlatih di sasana saya dan dia potensial. Saya yakin di Malang masih banyak 'Hero Tito' lain yang menunggu untuk ditemukan," ujar penyandang predikat Promotor of The Year Region Asia Pasific versi WBC itu.

Co-promotor David Arriesandy menambahkan, pihaknya juga menginginkan ada petinju Kota Malang yang bisa berlaga di event bergengsi ini. "Rencananya nanti Galih Snipper dari Sasana Batalyon Bek Ang Divif 2 Kostrad Malang akan turun. Dia juga yang pernah merajai kejuaraan tinju WBA Asia di kelas bantam," terangnya. Dia juga berharap Galih bisa menjadi juara di laga WBC Asia.

Sementara, Ketua Harian Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Malang Eko Nurcahyo mengungkapkan, event tersebut disambut hangat oleh insan tinju Malang Raya. Dia menyebutkan, selama ini sasana di bawah naungan Pertina juga terus aktif melakukan pembinaan. "Siang hari ring tinju tersebut dipakai untuk latih tanding tim porprov Tinju Kota Malang dengan kota-kota lain di Jatim yang bagus tim tinju amatirnya," katanya.


Topik

Olahraga berita-malang Malang-Super-Fight-Ke-26 -Petinju-Malang-Dipacu-Rebut-Juara-WBC-Asia



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Luqmanul Hakim

Editor

Sri Kurnia Mahiruni