MALANGTIMES - Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko angkat suara terkait protes warga Kota Malang terhadap pemakaian trotoar Jl Veteran sebagai lahan parkir.
Pria yang akrab disapa Bung Edi itu pun menyampaikan agar penggunaan lahan parkir lebih diperhatikan lagi.
Baca Juga : Pemprov Jatim Buka Posko Pendampingan Pendaftaran Program Kartu Prakerja di 56 Lokasi
Terlebih, polemik yang terjadi di kawasan Jl Veteran tersebut melibatkan pusat perbelanjaan.
"Kan ada kawasan yang disiapkan untuk parkir oleh mal. Ketika parkir kurang, maka harus jadi perhatian," jelas Bung Edi pada MalangTIMES, Senin (25/2/2019).
Dia pun mengimbau agar rencana pembangunan, terutama pusat perbelanjaan ke depan lebih memprioritaskan lahan parkir.
Karena pusat perbelanjaan selalu sering dipadati oleh pengunjung.
"Semuanya ini menjadi sebuah perhatian, maka lahan parkir harus menjadi prioritas terutama pembangunan mal untuk antisipasi jumlah pengunjung," tambahnya.
Karena jika tidak menjadi prioritas, menurutnya bukan tidak mungkin akan berimbas pada kemacetan.
Salah satunya parkir di trotoar dan tepi jalan yang saat ini sedang terjadi di kawasan Jl Veteran.
"Jangan sampai ada lagi yang seperti ini. Pembangunan harus memenuhi syarat, terutama lahan parkir yang memadai. Kalau nggak jadinya begini, efeknya macet juga," paparnya.
Baca Juga : Sederet Megaproyek Pemkot Malang Ditunda, Termasuk Pembangunan Mini Block Office
Dia pun meminta agar Dinas Perhubungan Kota Malang menindak tegas parkir sembarangan.
Sehingga tidak ada lagi protes yang dilayangkan hingga macet sebagai efek dari parkir sembarangan di pinggir jalan.
"Yang tidak masuk lahan parkir, maka harus ditindak tegas," pungkasnya.
Sementara sampai diturunkannya berita ini, pihak Transmart belum memberi keterangan.
MalangTIMES mencoba menghubungi pihak Publik Relation (PR), dan mendapat jawaban untuk menghubungi Vice President Corporate Komunikasi Transmart Malang.
Namun belum ada jawaban dari pihak yang bersangkutan. Selanjutnya akan dibahas dalam ulasan berikutnya.
