Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Selebriti

Lula Lahfah Sempat Sebut Jalani Kolonoskopi sebelum Meninggal, Apa Fungsi Pemeriksaan Ini?

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

25 - Jan - 2026, 13:13

Placeholder
Selebgram Lula Lahfah meninggal dunia di apartemennya pada Jumat (23/1/2026). (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Selebgram Lula Lahfah meninggal dunia di apartemennya pada Jumat (23/1/2026). Hingga kini, penyebab pasti wafatnya Lula masih belum diumumkan secara resmi.

Di tengah kabar tersebut, publik menyoroti pengakuan Lula sebelum meninggal dunia yang menyebut dirinya sempat menjalani pemeriksaan kolonoskopi. Informasi itu mencuat usai salah satu rekannya membagikan tangkapan layar percakapan Lula melalui Instagram.

Baca Juga : Bahaya Asal Menyalakan Lampu Hazard Saat Hujan, Ini Aturan yang Benar Menurut Polisi

Dalam unggahan tersebut, Lula mengungkap kondisi kesehatannya.
“Usus gw masih bengkak penebalan, terus gw harus colonoscopy,” ucap Lula, dilihat dari Instagram Keanu, dikutip Minggu (25/1/2026).

Lantas, apa sebenarnya kolonoskopi dan untuk apa prosedur ini dilakukan?

Spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno SpPD-KGEH menjelaskan kolonoskopi merupakan pemeriksaan medis untuk melihat kondisi usus besar secara langsung menggunakan alat khusus. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi berbagai gangguan, mulai dari yang ringan hingga serius.

“Jadi kolonoskopi itu gunanya adalah melihat kondisi dari usus besar secara langsung dengan alat,” kata dr Aru, dikutip Minggu (25/1).

Menurut dr Aru, melalui kolonoskopi, dokter bisa menemukan beragam kelainan pada usus besar. Mulai dari ambeien, hemoroid, fisura ani, hingga peradangan usus seperti kolitis akut maupun kronis.

“Juga bisa melihat adanya kanser di usus besar maupun polip. Jadi kita bisa melihat gangguan-gangguan atau kelainan-kelainan yang ada di usus besar,” ucapnya.

Baca Juga : Ditahan Kasus Dugaan Pornografi, Yai Mim Ajukan Penangguhan Penahanan

Lebih lanjut, dr Aru menyebut kolonoskopi biasanya dilakukan jika ada gejala yang mengarah pada gangguan usus besar. Salah satunya adalah keluhan buang air besar yang tidak normal, seperti rasa tidak tuntas, diare berkepanjangan, atau perubahan pola buang air besar yang terus berulang.

Perubahan bentuk tinja juga menjadi tanda penting yang tidak boleh diabaikan. Misalnya, tinja yang awalnya padat berubah menjadi cair, bercampur darah atau lendir, hingga muncul keluhan buang air besar berdarah.

“Nah itu kita perlukan tindakan lanjutan dalam bentuk kolonoskopi untuk melihat penyebab dari kelainan-kelainan tersebut. Mungkin saja nanti kita bisa temukan peradangan usus besar, infeksi, dan segala macam,” jelas dr Aru.

Meski kolonoskopi disebut dalam pengakuan Lula sebelum meninggal dunia, hingga saat ini belum ada keterangan medis resmi yang mengaitkan prosedur tersebut dengan penyebab kematiannya. 


Topik

Selebriti Lula Lahfah Lula Lahfah meninggal selebgram meninggal kejadian viral kolomoskopi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy