JATIMTIMES - Kondisi kesehatan selebgram Lula Lahfah ternyata sempat menjadi perhatian sebelum ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan. Polisi mengungkap, saat peristiwa terjadi, korban memang diketahui tengah mengalami penurunan kesehatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan, kekhawatiran bermula dari laporan asisten rumah tangga (ART) yang merasa ada situasi tidak wajar karena Lula tak merespons saat dihubungi.
Baca Juga : Kronologi Lula Lahfah Ditemukan Meninggal di Apartemennya, dari Aduan ART
“Iya, ditemukan oleh petugas keamanan setelah ada kekhawatiran dari ART. Saat diketuk, tidak ada respons,” kata Kombes Budi Hermanto.
Menurut Budi, informasi yang diterima kepolisian menunjukkan bahwa Lula memang sedang dalam kondisi kurang sehat sebelum ditemukan meninggal dunia. “Dan diketahui bahwa kondisi kesehatannya memang sedang kurang baik,” ujarnya.
Seiring mencuatnya kabar tersebut, sejumlah unggahan lama Lula Lahfah di media sosial kembali ramai diperbincangkan. Melalui akun TikTok pribadinya, Lula sempat secara terbuka membagikan cerita soal kondisi kesehatannya yang menurun pada awal Januari 2026.
Dalam salah satu unggahan tertanggal 2 Januari 2026, perempuan berusia 26 tahun itu mengungkap bahwa dirinya sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit. Lula bahkan menyebut mengalami beberapa gangguan kesehatan sekaligus.
“Borongan, infeksi saluran kemih, usus bengkak radang, batu ginjal, GERD,” tulis Lula saat membalas komentar warganet yang menanyakan alasan ia diopname.
Baca Juga : Surat Medis Lula Lahfah Terungkap, Ini Penyebab Meninggalnya
Pada unggahan yang sama, Lula juga mengaku telah menjalani rawat inap selama kurang lebih satu pekan. Pengakuan tersebut kini kembali disorot warganet, terutama karena kombinasi penyakit yang diderita dinilai berpotensi memengaruhi kondisi tubuh secara serius.
Sementara itu, setelah Lula ditemukan tak bernyawa, pihak kepolisian langsung melakukan evakuasi jenazah ke Rumah Sakit Fatmawati untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
“Jenazah telah dibawa ke RS Fatmawati. Petugas kepolisian melakukan olah TKP untuk mendalami peristiwa tersebut,” pungkas Budi.
