JATIMTIMES - Pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bakal menerapkan sistem baru bagi seluruh wisatawan yang berkunjung ke kawasan Gunung Bromo mulai tahun 2026. Setiap pengunjung nantinya wajib menggunakan gelang asuransi yang diberikan saat melakukan pemindaian tiket di pintu masuk kawasan.
Gelang asuransi ini akan otomatis diterima wisatawan setelah melakukan scan tiket booking online. Selain menjadi tanda resmi bahwa pengunjung terdaftar, gelang tersebut juga berfungsi sebagai jaminan perlindungan selama berada di kawasan Bromo.
Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Telah Verifikasi Data 100 Orang Calon Penerima Becak Listrik
“Mulai tahun 2026, setiap pengunjung kawasan Bromo akan otomatis menerima gelang asuransi saat melakukan scan tiket booking online di pintu masuk. Gelang ini menjadi tanda resmi bahwa pengunjung terdaftar,” demikian keterangan yang disampaikan Balai Besar TNBTS, melalui akun resminya, Sabtu (17/1/2026).
Penerapan gelang asuransi ini bukan tanpa alasan. BB TNBTS menilai kawasan Bromo bukan hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga memiliki jalur wisata yang penuh tantangan dan risiko.
“Bromo bukan sekadar destinasi indah, tapi juga memiliki jalur wisata yang penuh tantangan,” tulis BB TNBTS dalam keterangannya.
Ada sejumlah tujuan diberlakukannya gelang asuransi bagi wisatawan Bromo. Pengelola menegaskan, sistem ini dirancang untuk memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan selama berwisata.
Beberapa manfaat penggunaan gelang asuransi di antaranya jaminan fisik asuransi, jaminan legalitas identitas pengunjung, kenyamanan wisata, transparansi layanan, hingga dukungan pengelolaan kawasan.
“Gelang asuransi pengunjung Bromo berfungsi sebagai perlindungan asuransi selama berada di kawasan, sekaligus menjadi bukti resmi bahwa setiap pengunjung terdaftar sesuai aturan dan berhak atas jaminan perlindungan,” tulis BB TNBTS.
Selain itu, gelang tersebut juga menjadi tanda pengenal yang memudahkan petugas dalam melakukan pelayanan dan pengawasan di lapangan.
Untuk memperoleh gelang asuransi ini, wisatawan wajib mengikuti prosedur resmi yang telah ditetapkan pengelola TNBTS. Prosesnya dimulai sejak sebelum kedatangan ke kawasan.
Pertama, wisatawan harus melakukan pembelian tiket secara online melalui laman resmi bromotenggersemeru.id. Setelah tiba di pintu masuk kawasan Bromo, tiket tersebut kemudian dipindai oleh petugas.
“Scan tiket di pintu masuk kawasan Bromo, lalu gelang otomatis diberikan oleh petugas sesuai dengan jumlah pengunjung yang terdaftar,” jelas BB TNBTS.
Gelang tersebut wajib digunakan selama berada di kawasan sebagai identitas sekaligus bukti perlindungan asuransi.
Baca Juga : Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, SAR Bergerak
Menariknya, gelang asuransi Bromo akan dibedakan berdasarkan kategori wisatawan. Pengelola menetapkan gelang berwarna biru untuk wisatawan nusantara, sementara gelang berwarna merah untuk wisatawan mancanegara.
Asuransi yang melekat pada gelang ini juga tidak sembarangan. Pengelola TNBTS bekerja sama dengan Asuransi Kitabisa untuk memberikan perlindungan selama aktivitas wisata berlangsung.
Penerapan gelang asuransi ini juga didorong oleh tingginya angka kecelakaan di kawasan TNBTS dalam beberapa tahun terakhir. Data menunjukkan tren kejadian yang cukup mengkhawatirkan.
Pada 2020 tercatat 6 kejadian kecelakaan. Jumlah tersebut meningkat menjadi 11 kejadian pada 2021, lalu melonjak tajam pada 2022 dengan 35 kejadian. Tahun 2023 tercatat 27 kejadian, disusul 30 kejadian pada 2024.
Yang paling mencolok, pada 2025 jumlah kecelakaan di kawasan TNBTS mencapai 48 kejadian, tertinggi dalam enam tahun terakhir. Data ini menegaskan bahwa aspek keselamatan dan perlindungan wisatawan menjadi kebutuhan mendesak.
Pengelola berharap, penerapan gelang asuransi dapat menciptakan sistem wisata yang lebih tertib, aman, dan setara bagi seluruh pengunjung.
“Ini juga bertujuan agar sahabat memiliki hak yang sama untuk semua pengunjung. Ini juga penting untuk data akurat untuk pengelola, mendukung evaluasi dan peningkatan kualitas layanan wisata,” tulis BB TNBTS.
Pengelola pun mengajak seluruh wisatawan untuk mendukung kebijakan ini demi pengalaman wisata yang lebih baik. “Yuk sahabat, mari dukung sistem gelang asuransi demi wisata Bromo yang aman, nyaman, dan terlindungi. Dengan patuh pada regulasi, kita bersama menjaga keselamatan dan kualitas pengalaman wisata di Bromo,” tutup BB TNBTS.
