JATIMTIMES - Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Malang bakal menyediakan form survei offline berbasis mobile. Form survei pada aplikasi PUSDA ASIIK tersebut turut ditujukan untuk inventarisasi aset SDA yang ada di Kabupaten Malang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU SDA Kabupaten Malang Yudhi Hindharto menyebut, form survei inventarisasi aset tersebut telah masuk pada strategi implementasi pengembangan aplikasi PUSDA ASIIK di tahun 2027.
Baca Juga : Kota Malang Semrawut Kabel, DPUPRPKP Dorong Perda Ducting Segera Disahkan
"Form survei offline berbasis mobile tersebut juga terdiri dari paket ODK atau kobo khusus SDA. Tujuannya untuk inventarisasi aset dan kondisi di lapangan," ujarnya, Kamis (8/1/2026).
Merujuk pada beberapa sumber, ODK merupakan singkatan dari Open Data Kit. Sementara Kobo sering diartikan sebagai kobo toolbox.
Pada kaitannya dengan SDA, ODK/Kobo ialah platform atau perangkat lunak berbasis aplikasi seluler. Tujuannya untuk pengumpulan data lapangan yang efisien. Sehingga memungkinkan untuk menunjang kegiatan survei, pemantauan, hingga pengumpulan informasi tentang SDA.
Sedangkan kegiatan survei hingga pengumpulan informasi tentang SDA tersebut di antaranya meliputi kualitas air, data debit, hingga lokasi sumber air yang dirangkum secara digital. Sehingga menghindari survei manual dan dapat mewujudkan otomatisasi proses analisis data untuk manajemen sumber daya air yang lebih baik.
"Form survei offline berbasis mobile yang terdiri dari paket ODK atau Kobo khusus SDA untuk inventarisasi aset dan kondisi di lapangan tersebut, nantinya akan disinkronkan ke WebGIS," ujarnya.
Baca Juga : Pangkas Birokrasi Kelistrikan, PLN Luncurkan Kampung PLN Mobile di Tawanganom Magetan
Sebagaimana diberitakan, aplikasi PUSDA ASIIK merupakan inovasi digital untuk pengelola daerah irigasi maupun aset SDA. Yakni berupa platform berbasis Geographic Information System atau WebGIS yang telah dilaunching pada 29 Oktober 2025.
Aplikasi PUSDA ASIIK yang juga merupakan sistem informasi berbasis spasial tersebut hingga saat ini terus dikembangkan oleh Dinas PU SDA Kabupaten Malang. Pengembangan turut dilakukan dengan menyusun strategi implementasi termasuk penyediaan fitur form survei offline berbasis mobile untuk inventarisasi aset dan kondisi di lapangan yang bakal singkron dengan WebGIS.
"Sementara output dari WebGIS bakal menjadi sumber data untuk pengambilan keputusan secara dinamis. Baik yang berkaitan dengan operasional maupun pemeliharaan aset SDA," pungkas Yudhi.
