JATIMTIMES - Commuter Line Wilayah 8 Surabaya melayani 967.368 penumpang selama pelaksanaan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Capaian tersebut naik 9 persen dibandingkan realisasi Angkutan Nataru 2024/2025 yang mencapai 888.296 pengguna.
"Peningkatan ini dikarenakan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel sebagai moda andalan mobilitas libur akhir tahun,” jelas VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda, Rabu (7/1/2026)
Baca Juga : Susu Bayi Nestlé Ditarik dari Peredaran, Orang Tua Diminta Cek Merek dan Nomor Batch
Lonjakan volume pengguna mencapai puncaknya pada 28 Desember 2025, dengan jumlah 56.494 orang dalam satu hari. Peningkatan ini sejalan dengan intensitas perjalanan masyarakat untuk keperluan liburan, silaturahmi, serta aktivitas perayaan Natal dan Tahun Baru di berbagai wilayah di Jawa Timur.
Selama 18 hari masa Angkutan Nataru, 3 stasiun di Wilayah 8 Surabaya mencatat volume pengguna tertinggi, yaitu Stasiun Surabaya Gubeng dengan 116.430 orang, Stasiun Wonokromo 84.311 orang, serta Stasiun Malang yang melayani 67.469 orang.
“Tingginya arus pengguna di stasiun-stasiun tersebut dipengaruhi oleh lokasi yang strategis serta keterhubungan langsung dengan kawasan permukiman, pusat aktivitas ekonomi, dan area publik,” ucap Karina.
Dari sisi layanan perjalanan, Commuter Line Dhoho menjadi rute dengan volume pengguna tertinggi selama Angkutan Nataru 2025/2026 dengan total 65.731 orang, diikuti Commuter Line Penataran 51.663 orang dan Commuter Line Supas yang melayani 19.556 orang.
Pola ini mencerminkan kebutuhan mobilitas masyarakat yang terfokus pada rute penghubung pusat kota, kawasan hunian, dan destinasi favorit selama masa libur panjang.
Untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan di tengah meningkatnya permintaan, Commuter Line Wilayah 8 Surabaya mengoperasikan 50 perjalanan per hari sepanjang masa Angkutan Nataru.
Baca Juga : Peserta Lomba Baca Berita Jatim Times 2026 Menyebar dari Aceh hingga Papua
Optimalisasi layanan dilakukan guna menjaga ketepatan waktu, keselamatan, dan kenyamanan pengguna. Selama periode libur, pergerakan penumpang didominasi oleh perjalanan menuju destinasi wisata, pusat perbelanjaan, kawasan kuliner, serta ruang publik yang berlokasi dekat dengan stasiun-stasiun Commuter Line.
Karina Amanda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna atas dukungan dan kedisiplinan selama masa Angkutan Nataru 2025–2026 di Commuter Line wilayah 8 Surabaya ini. Pertumbuhan volume pengguna selama Angkutan Nataru 2025–2026 menjadi cerminan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line Wilayah 8 Surabaya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh pengguna yang telah menjaga ketertiban, keselamatan, dan kenyamanan bersama, sehingga layanan dapat berjalan dengan lancar hingga akhir masa angkutan,” urai Karina.
