Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Dicap Jadi Tempat Bunuh Diri, Warga Sekitar Jembatan Pelor Minta Pemkot Pasang Pagar Pengaman

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Heryanto

24 - Dec - 2018, 01:18

Placeholder
Kondisi korban yang tergeletak tak bernyawa (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kejadian melompatnya seorang pria tua misterius di Jembatan Pelor yang menghubungkan antara Kelurahan Samaan, Klojen, Kota Malang dengan Kelurahan Oro-Oro Dowo, Klojen disesalkan warga sekitar.

Baca Juga : Dosen UM yang Sempat Positif Covid-19, Sudah Diperbolehkan Meninggalkan Rumah Sakit

Sebab kejadian seperti ini, ternyata bukan kali ini saja, melainkan sudah seringkali terjadi di tempat tersebut. 

Dampaknya, kawasan sekitar Jembatan Pelor, khususnya kawasan RT 4, RW 6 dicap sebagai kawasan yang sering digunakan bunuh diri.

Dwi Suwardi, Ketua RT 4 mengatakan pihaknya berharap ada tindakan dari pihak-pihak atau instansi terkait dalam upaya pencegahan kejadian ini agar tidak kembali terulang di Jembatan Pelor.

"Dengan kejadian yang kelima kali ini, saya berharap instansi terkait entah itu Pemkot Malang atau lainnya untuk bisa turun tangan dalam mengantisipasi kejadian ini agar tak terulang lagi. Memang seharusnya jembatan ini milik provinsi. Namun wilayahnya kan di Kota Malang, sehingga saya kemarin sempat debat dengan kelurahan, agar segera memasang pinggiran jembatan dengan pagar pengaman atau pagar pembatas," jelasnya saat ditemui MalangTIMES di lokasi kejadian, Minggu (23/12/2018).

Dengan pagar pembatas tersebut, lanjut Dwi, setidaknya akan lebih aman dan bisa mencegah mereka yang mempunyai niatan mengakhiri hidup dengan melompat dari jembatan.

"Selain itu, dengan adanya pagar pembatas itu, kan juga akan menghalangi dan meminimalisir warga yang membuang sampah ke sungai. Saya sudah sampaikan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan untuk bisa segera mengatasi hal ini dengan memasang pagar pembatas, sehingga sekali lagi, kejadian ini tidak terulang," terangnya.

Berikut beberapa kejadian bunuh diri di jembatan tersebut yang pernah diberitakan. 

Pada tanggal 15 November 2016, seorang pria atas nama Susanto Setiobudi (39) mencoba bunuh diri dengan cara melompat dari Jembatan Pelor.

Akibat aksi nekatnya ini, ia harus dirawat di rumah sakit. 

Namun sayang selang beberapa hari kejadian saat ia mendapat perawatan, nyawanya tak tertolong.

Baca Juga : Gegara Ahok Diskon BBM untuk Ojol, Said Didu dan Arsul Soni Malah 'Perang' di Twitter

Kemudian, pada tahun 2012, dikabarkan juga terjadi aksi bunuh diri di jembatan tersebut.

Seorang pria juga melompat dari atas jembatan sampai akhirnya tewas mereggang nyawa.

Seorang pria pernah bunuh diri di jembatan tersebut pada Oktober 2012 lalu. 

Pria itu meninggal dengan kondisi sangat mengenaskan di lokasi.

 


Topik

Peristiwa malang berita-malang Bunuh-Diri-di-malang bunuh-diri-di-Jembatan-Pelor-malang pemkot-malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Heryanto