MALANGTIMES - Puluhan ribu warga memadati jalur alternatif dari Karangploso menuju Kota Batu, tepatnya dari simpang tiga Polsek Karangploso ke arah barat. Warga ingin menyaksikan festival karnaval di Kecamatan Karangploso yang berlangsung Sabtu (22/8/2015).
Baca Juga : 10 Daerah Resmi Dapat Persetujuan Terapkan PSBB
Pelaksanaan pawai tersebut menjadi agenda rutin Kecamatan Karangploso setiap peringatan HUT RI. Namun secara konsep, pawai yang diikuti 9 desa di wilayah Kecamatan Karangploso ini baru kali kedua. "Karnaval ini baru tahun kedua," kata Purdi Yuswantoro, Ketua Panitia Festival Karnaval Karangploso.
"Kami membebaskan tiap desa menentukan tema, tugas juri menilai kesesuaian tema yang dipilih dengan yang ditampilkan," ujar Purdi yang juga Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Karangploso ini.
"Kami menyebutnya festival bukan kejuaraan sebagai cermin keberagaman tema tapi satu tujuan," tegas Purdi kepada MALANGTIMES.
Pada Festival Karnaval ini, panitia menggunakan sembilan kategori penilaian dan penghargaan, antara lain : tema, penampilan, keragaman, karya, dan tingkat partisipasi. Setiap desa akan mendapat penghargaan sebagai bentuk apresiasi panitia. "Total nilai tertinggi akan memperoleh piala bergilir Camat Karangploso," ujar Purdi.
Baca Juga : Viral! Mobil Jenazah Terjebak Lumpur Usai Pemakaman Pasien Covid-19
Demi menjaga netralitas dan independensi, kata Purdi, panitia menggunakan tim juri dari Dewan Kesenian Kabupaten Malang (DKMM). "Jadi bukan juri dari Karangploso," tambahnya.
Ke depan, setiap desa yang tampil dalam festival karnaval mempunyai sutradara. "Jadi tidak sekedar tampil tapi memiliki tema dan cerita," ujar mantan kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Gondanglegi ini.
Fetival karnaval Karangploso memulai rute dari Desa Tawangargo hingga berakhir di depan Rest Area Karangploso yang berada di Desa Girimoyo. Informasi dari panitian, diperkirakan pawai akan berakhir pada pukul 18.00 WIB. (*)
