(foto:screenshot)
(foto:screenshot)

MALANGTIMES - Foto-foto yang menunjukkan prosesi pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Kota Jombang sempat viral di dunia maya. Dalam foto-foto tersebut tampak tim medis dari RS Asrama Haji Surabaya.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Dibagikan oleh Kristiawan di media sosial Facebook, banyak warganet yang ikut sedih melihat perjuangan paramedis melaksanakan tugasnya.

Baca Juga : Diganggu Hantu Saat Karantina, Pemudik dari Italia Ini Melarikan Diri

Tidak hanya selesai saat pemulasaraan jenazah rampung, mereka pun masih harus berusaha keras agar bisa kembali ke rumah sakit. 

Pasalnya, mobil ambulance yang membawa jenazah dan petugas sempat terjebak lumpur di area pemakaman tersebut. 

"Petugas paramedis yg luar biasa!!! Mulai dari merawat, kalo meninggal, memandikan/tayamum, mengkafani, mensholati, sampai memakamkan... Mobil jenazah terperosok di lumpur makam pun, harus mendorong sendiri... Tidak ada warga yabg mau mendekat/menolong," tulisnya dalam keterangan foto. 

Dalam foto, terlihat hanya beberapa orang yang mendorong mobil jenazah tersebut. Mereka mengenakan APD, yang kemungkinan besar merupakan paramedis yang bertugas memakamkan jenazah.

Memang gugus depan yang langsung menangani pasien Covid-19 memiliki banyak risiko. Tantangan semacam ini saja tak akan menyurutkan semangat serta tanggung jawab mereka sebagai petugas medis.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Seperti diketahui untuk pemakaman jenazah yang di nyatakan positif Covid-19 ketika proses pemakaman tentu ada protokol medisnya tersendiri. Salah satu protokol tersebut melarang para kerabat ataupun sanak keluarga ikut melakukan prosesi pemakaman jenazah, hanya petugas medis yang diperbolehkan yang melakukan kontak langsung dengan pasien sejak perawatan.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Postingan pada Selasa (14/04/2020) tersebut belum ada 24 jam hingga pukul 04.30 WIB pagi ini Rabu (15/04/2020) sudah mendapat 13.873 like dan komentar sebanyak7.585 bahkan dibagikan lebih dari 2.970 kali. 

Sontak postingan tersebut mendapat komentar positif dari warganet. "Semoga menjadi ladang amal para medis amin ya Allah," tulis akun Siti Sumiatun.

"Ya Allah berikan mereka pahala yang luar biasa besar dan lipat gandakan sebanyak-banyaknya. amin," tulis Dayu Tama.

Postingan yang menuai komentar positif tersebut menjadi salah satu contoh agar tidak adanya penolakan pemakaman jenazah kembali seperti yang tak kalah viral terjadi di beberapa wilayah.