JATIMTIMES - Seorang pelajar berusia 15 tahun berinisial GTR tewas pada insiden kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Jalan Lintas Barat (Jalibar), Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pelajar asal Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, tersebut diduga tewas usai terserempet pikap.
Kecelakaan maut tersebut kemudian viral karena beredar di sejumlah WhatsApp Group pada Sabtu 19 September 2026. Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun JatimTIMES, tampak personel kepolisian sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) usai terjadi insiden kecelakaan maut tersebut.
Baca Juga : Rekor MURI BHD Pecah di Malang! Ribuan Mahasiswa dan Pelajar Dilatih Selamatkan Korban Kegawatdaruratan
Ketika dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menyebut, kecelakaan maut tersebut terjadi pada Jumat 18 September 2026 malam. "Korban meninggal saat dalam perawatan di rumah sakit usai terjatuh dan mengalami benturan pada bagian dada," ujar Chelvin, Sabtu 19 September 2026.
Korban tewas tersebut merupakan pengendara kendaraan sepeda motor Honda Blade nomor polisi (nopol) N 5245 EFG. "Korban meninggal usai diduga mengalami serempetan dengan pikap," ungkap Chelvin.
Korban kemudian dievakuasi dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Wava Husada, Kecamatan Kepanjen. Ketika menjalani perawatan di rumah sakit itulah, korban dinyatakan meninggal dunia.
"Jenazah korban selanjutnya dirujuk ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kanjuruhan, Kepanjen, untuk dilakukan visum guna kepentingan penyelidikan," imbuhnya.
Selain menelan satu korban jiwa, l kecelakaan maut tersebut juga turut mengakibatkan satu orang korban mengalami luka-luka, yakni MRR, 16 tahun. Korban luka diketahui merupakan teman dari korban tewas yang saat kejadian dibonceng.
MRR merupakan warga asal Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. "Korban (MRR, red) mengalami luka pada bagian tangan serta kaki kiri dan telah dirawat di Rumah Sakit Wava Husada," ungkap Chelvin.
Keduanya merupakan siswa kelas X salah satu sekolah menengah lejuruan (SMK) yang ada di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Baca Juga : Ratusan Tim Ikuti Piala Bupati Cup 2026, Gus Fawait: Ikhtiar Pembinaan Sepak Bola di Jember
Sementara itu, kendaraan yang turut terlibat pada insiden kecelakaan maut tersebut merupakan pikap Daihatsu Grandmax nopol AG 8120 PF. Saat kejadian, kendaraan pikap tersebut dikemudikan pria bernama Jiwanda Kharza Ikrama. Sopir berusia 39 tahun tersebut merupakan warga asal Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur.
Chelvin mengungkapkan, kronologi kecelakaan bermula saat pengendara sepeda motor yang pada saat itu sedang berboncengan melaju dari arah timur dengan kecepatan sedang. Sesampainya di tempat kejadian, pengendara sepeda motor tersebut mendahului kendaraan pikap dari sisi kiri yang juga melaju searah di depannya.
"Dikarenakan jarak yang sudah dekat sehingga menyebabkan terjadinya serempetan yang berakibat pada terjatuhnya pengendara dan yang dibonceng menggunakan sepeda motor tersebut," ujarnya.
Hingga Sabtu, 19 September 2026, peristiwa kecelakaan maut tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. "Kedua kendaraan yang mengalami kerusakan telah kami amankan guna kepentingan penyelidikan," pungkasnya.