JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi bersama jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menerima kunjungan Green Blue Consortium dari Korea Selatan atau Republik Korea untuk membahas proyek strategis Smart City berbasis Artificial Intelligence (AI).
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang Atsalis Supriyanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Ahmad Dzulfikar Nurrahman, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Malang Indra Gunawan.
Baca Juga : Lupa Matikan Tungku Kayu, Kandang Ternak di Beji Kota Batu Hangus Terbakar
Sanusi secara resmi menyambut inisiasi kerja sama pengembangan teknologi masa depan melalui proyek demonstrasi sistem monitoring dan pengendalian terintegrasi berbasis KNPU bersama Green Blue Consortium dari Korea Selatan atau Republik Korea.
Pihaknya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Green Blue Consortium karena telah memilih Kabupaten Malang sebagai lokasi strategis proyek internasional terkait dengan smart city berbasis AI.
"Kolaborasi ini merupakan momentum penting untuk mempererat kerja sama antar-institusi dan mempercepat adopsi teknologi cerdas di wilayah Kabupaten Malang," ungkap Sanusi, Senin (11/5/2026).
Ia mengatakan, proyek strategis smart city berbasis AI ini akan memperkenalkan berbagai inovasi mutakhir, termasuk AI, sistem Digital Twin, serta teknologi Intelligent Traffic Management.
Sanusi meyakini, implementasi teknologi ini akan membawa perubahan signifikan pada tata kelola pemerintahan, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta dapat memperkuat keamanan masyarakat dan menciptakan sistem mobilitas yang lebih efektif serta efisien.
"Kami meyakini bahwa inovasi tersebut dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi operasional, kualitas pelayanan, serta mendukung kebijakan berbasis data melalui informasi yang akurat dan real-time," ujar Sanusi.
Baca Juga : Mahasiswa Unisba Blitar Belajar Fungsi Legislasi dan Penguatan Ekonomi Lokal di DPRD
Lebih lanjut, nantinya proyek strategis ini juga melibatkan sinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) RI serta Kementerian Lingkungan Hidup RI ini diharapkan dapat menyelaraskan Kabupaten Malang dengan agenda besar pengembangan Smart City Indonesia menuju 2045.
Sementara itu, Sanusi juga menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah Pemkab Malang yang berkaitan dengan proyek ini untuk memberikan dukungan penuh dan melakukan koordinasi yang efektif untuk memastikan keberhasilan program ini, mulai dari tahap pemaparan teknis hingga kunjungan lapangan.
"Kerja sama ini diharapkan mampu menjadi landasan bagi kemitraan yang kuat, produktif, dan berkelanjutan antara Indonesia dan Korea Selatan di masa depan," pungkas Sanusi.
