JATIMTIMES - Memilih kursi pesawat sering dianggap sepele. Padahal, posisi tempat duduk bisa sangat memengaruhi kenyamanan selama penerbangan, terutama untuk perjalanan jarak jauh yang memakan waktu berjam-jam.
Bagi sebagian penumpang, duduk di kursi yang tepat bisa membuat perjalanan terasa lebih nyaman, bahkan membantu mendapatkan waktu istirahat atau tidur yang lebih berkualitas selama di udara.
Baca Juga : Liburan ke Timur Tengah Batal? Ini 6 Destinasi Alternatif yang Tak Kalah Menarik
Seorang pramugari maskapai Virgin Atlantic membagikan sejumlah tips mengenai cara memilih kursi terbaik di pesawat untuk penerbangan jarak jauh. Tips ini dinilai penting bagi penumpang yang ingin meminimalkan rasa lelah selama perjalanan.
Melansir Travel+Leisure, Sabtu (14/3/2026), pramugari yang tidak disebutkan namanya tersebut menjelaskan beberapa posisi kursi yang dianggap paling nyaman di dalam kabin pesawat.
1. Pilih Kursi di Area Dekat Sayap Pesawat
Salah satu posisi kursi yang dianggap paling nyaman berada di area sekitar sayap pesawat.
Bagian ini berada dekat dengan pusat gravitasi pesawat, sehingga pergerakannya cenderung lebih stabil dibandingkan dengan bagian depan atau belakang kabin.
Menurut pramugari tersebut, penumpang yang duduk di sekitar sayap biasanya merasakan guncangan yang lebih ringan ketika pesawat mengalami turbulensi.
Karena itu, kursi di area ini sering dianggap sebagai salah satu pilihan terbaik bagi penumpang yang ingin perjalanan lebih nyaman, terutama pada penerbangan jarak jauh.
Jika kursi di sekitar sayap sudah penuh, penumpang disarankan memilih kursi yang posisinya lebih dekat ke bagian depan pesawat.
Posisi ini juga dinilai cukup nyaman karena dampak turbulensi biasanya tidak terlalu terasa dibandingkan kursi di bagian belakang pesawat.
2. Pilih Kursi yang Tidak Terlalu Dekat Fasilitas Pesawat
Selain lokasi terhadap sayap, posisi kursi di dalam kabin juga perlu diperhatikan.
Bagi penumpang kelas ekonomi, kursi yang berada sekitar lima baris dari bagian depan kabin ekonomi atau sekitar lima baris dari bagian belakang kabin bisa menjadi pilihan yang cukup ideal.
Area tersebut biasanya relatif lebih tenang dibandingkan kursi yang berada terlalu dekat dengan fasilitas pesawat seperti toilet, dapur kabin, pintu keluar darurat, atau sekat antar kelas.
Lokasi yang terlalu dekat dengan fasilitas tersebut cenderung lebih ramai karena banyak penumpang berlalu lalang.
Baca Juga : Lebaran Enaknya Liburan ke Mana? Ini Rekomendasi Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi
Dengan memilih kursi yang sedikit lebih jauh dari area tersebut, penumpang biasanya dapat menikmati suasana kabin yang lebih tenang sehingga lebih mudah beristirahat.
Ada keuntungan lain jika memilih kursi di sekitar lima baris dari bagian depan kabin ekonomi.
Pramugari menjelaskan bahwa awak kabin biasanya mulai membagikan makanan dari bagian depan dan belakang kabin secara bersamaan menggunakan troli layanan.
Karena itu, penumpang yang duduk di area tersebut berpeluang mendapatkan pilihan menu lebih awal sebelum beberapa menu habis.
Hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri, terutama pada penerbangan panjang ketika pilihan makanan di dalam pesawat cukup terbatas.
Di sisi lain, banyak penumpang memilih kursi di dekat pintu darurat karena menawarkan ruang kaki yang lebih luas. Namun ternyata, posisi ini tidak selalu menjadi pilihan terbaik.
Area di sekitar pintu darurat biasanya memiliki suhu yang lebih dingin dibandingkan bagian kabin lainnya. Kondisi ini dapat membuat sebagian penumpang merasa kurang nyaman selama penerbangan.
Selain itu, lokasi tersebut juga sering menjadi area lalu lalang penumpang yang hendak menuju toilet atau sekadar berdiri untuk meregangkan badan. Akibatnya, kursi di barisan tersebut bisa terasa lebih ramai dan berisik dibandingkan kursi di area lain.
Karena itu, sebelum memilih kursi pesawat, penumpang sebaiknya mempertimbangkan posisi tempat duduk dengan cermat. Dengan memilih kursi yang tepat, perjalanan jarak jauh bisa terasa lebih nyaman dan tidak terlalu melelahkan. Semoga informasi ini membantu ya.
