JATIMTIMES - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pengelola Terminal Arjosari, Kota Malang meningkatkan pengawasan terhadap armada bus yang beroperasi dengan melakukan pemeriksaan kelaikan jalan atau ramp check setiap hari. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh bus yang mengangkut penumpang berada dalam kondisi aman dan layak beroperasi.
Kepala Terminal Arjosari, Mega Perwira Donowati, mengatakan bahwa kegiatan ramp check dilakukan sebagai bentuk upaya memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran.
Baca Juga : Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel, Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir
Pemeriksaan tersebut menyasar seluruh armada bus yang melayani rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP)maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Petugas mengecek kondisi teknis kendaraan sekaligus kelengkapan administrasi sopir dan kendaraan.
“Ramp check kami lakukan setiap hari, terutama menjelang Lebaran, untuk memastikan seluruh armada yang beroperasi benar-benar aman dan siap mengangkut penumpang,” ungkap Mega, Senin (9/3/2026).
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek berbagai komponen penting kendaraan. Mulai dari kondisi sabuk pengaman, lampu, wiper, ban, hingga ketersediaan alat keselamatan seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan palu pemecah kaca.
Tidak hanya itu, kelengkapan administrasi seperti SIM pengemudi dan dokumen kendaraan juga menjadi bagian dari pemeriksaan. Bahkan kondisi kesehatan sopir turut dipantau untuk memastikan mereka dalam keadaan prima saat mengemudikan kendaraan jarak jauh.
Ia menambahkan, kegiatan ramp check sebenarnya merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap hari di Terminal Arjosari. Setidaknya sekitar 35 bus diperiksa setiap hari sebelum berangkat dari terminal.
Baca Juga : Kapan Zakat Fitrah Dikeluarkan? Ini Waktu Pembayarannya Menurut 4 Mazhab
Selain melakukan pemeriksaan, pihak terminal juga telah berkoordinasi dengan berbagai Perusahaan Otobus (PO) agar menyiapkan armada terbaiknya selama periode mudik Lebaran. Koordinasi ini dilakukan agar seluruh operator bus mempersiapkan armada terbaiknya dalam menghadapi lonjakan penumpang saat musim mudik.
Mega menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan memberikan tindakan tegas apabila ditemukan bus yang tidak memenuhi standar keselamatan.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan para PO agar memastikan armadanya dalam kondisi prima. Jika nantinya ditemukan bus yang tidak laik jalan, maka akan langsung ditindak dan diganti dengan armada yang memenuhi standar keselamatan,” tutup Mega.
