MALANGTIMES - Isak tangis menyelimuti kedatangan almarhum Ardi Kurniawan (29) atlet paralayang Kota Batu, Sabtu (6/10/2018). Jenazah Ardi tiba di Kota Batu pada pukul 19.00 di Jl Trunojoyo gang 4, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.
Sedikitnya ratusan warga terlihat melakukan takziah mengerumuni rumah duka. Saat datang langsung disambut oleh pihak keluarga kedua orangtua dan istrinya.
Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 Meningkat, Polres Malang Ancam Warga yang Tolak Pemakamannya
Jenazah Ardi dibawa dengan mobil jenazah dengan nomor plat N 8085 KP. Isak tangis tak henti-hentinya dilinangkan dari orang-orang tersayang Ardi Kurniawan.
Jenazah Ardi yang berada di dalam peti pun langsung dikeluarkan dari mobil ambulan. Kemudian langsung dimasukkan ke dalam rumah untuk disolati.
Setelah disolati, langsung dilakukan berdoa bersama. Setelah melakukan beberapa tahap, Ardi langsung diberangkatkan untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.
“Iya langsung dimakamkan di TPU Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu,” ujar Lurah Songgokerto Sasongko Fitra Adhitama.
Saat diberangkatkan, jenazah Ardi dihantarkan oleh ratusan warga dengan diiringi ucapan doa. Akhirnya jenazah Ardi bisa makamkan ditanah kelahirannya Kota Batu.
Ya itulah permintaan keluarga untuk terakhir kalinya agar Ardi yang meninggalkan dua anak ini bisa dimakamkan di Kota Batu. Sebelumnya memang jenazah Ardi Kurniawan telah ditemukan dari reruntuhan Hotel Roa Roa pada Selasa (2/10/2018).
Baca Juga : Quraish Shihab Tegaskan Wabah Covid-19 Bukan Azab Allah
Karena kondisi yang tidak kondusif untuk dipulangkan sehingga pihak keluarga mengikhlaskan untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Pogepo Kecamatan Palu Barat.
Sementara itu, Sekretaris Daerha Pemkot Kota menambahkan jika beliau telah dipanggil beberapa waktu lalu. “Atas nama pemkot kami ucapkan turut berbela sungkawa atas kepergian almarhum. Turut berdoa, agar almarhum diterima Allah SWT,” kata Zadiem.
Beberapa pejabat Pemkot Batu lainnya yang datang yakni Camat Batu Aries Setiawan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Sasmito, Camat Junrejo M. Adhim, dan sebagainya.
