Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Tugu Hikayat Sang Delta: Ikon Baru Sidoarjo yang Miliki Filosofi Pohon Bambu

Penulis : Nur Hidayah - Editor : Dede Nana

13 - Jan - 2023, 22:53

Placeholder
Tugu Hikayat Sang Delta di perempatan Babalayar, Sidoarjo

JATIMTIMES - Keberadaan Tugu Hikayat Sang Delta di perempatan Jalan Babalayar penuh dengan makna simbolik dan bernilai seni tinggi. Bangunannya nampak seperti tunas pohon bambu yang bakal menjulang tinggi. 

Filosofi pohon bambu sendiri memiliki makna keluwesan dan kekuatan. Tidak mudah diterjang angin kencang, karena karakter pohon bambu selain luwes juga memiliki akar yang banyak dan juga kuat. 

Baca Juga : Wali Kota Sutiaji Tegaskan Median Jalan Dibongkar untuk Uji Coba Jalan Satu Arah

Dari segi nilai manfaat, pohon yang biasanya tumbuh bergerombol ini mulai dari tunasnya sampai batangnya semuanya bisa dimanfaatkan. 

Sebelumnya, perempatan Babalayar merupakan salah satu pusat ikon Kota Sidoarjo. Tempat ini sebelum berdiri pusat perbelanjaan dan hotel, dulunya merupakan pasar tradisional yang ramai dikunjungi warga Sidoarjo. 

Dibangunnya tugu di perempatan Babalayar, menurut Bupati Sidoarjo Ahmad Mudhlor Ali merupakan bagian dari memperindah ruang terbuka yang ada. Ia melihat masih diperlukan sentuhan-sentuhan lagi di beberapa titik terbuka hijau terutama di jantung kota.

"Memanfaatkan space (tempat) yang ada, tempat terbuka kemudian ditata seperti di perempatan Jalan Babalayar dibangun Tugu Hikayat Sang Delta itu akan menambah spot ikon baru kota Delta," ungkap Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor, Jumat (13/1/2023).

Gus Muhdlor menambahkan, desainnya seperti tunas. Lebih mirip tunas pohon bambu. "Sidoarjo ini kota heterogen, latar belakang dari berbagai daerah bisa hidup berdampingan. Pohon bambu tidak tumbuh sendiri selalu berdampingan dan karena itulah yang membuat pohon ini kuat. Ini seperti sebuah simbol bahwa Sidoarjo memiliki karakter masyarakatnya yang luwes (fleksibel) kemudian guyub, rukun dan kompak sehingga membuat kota ini akan tumbuh lebih kuat lagi menghadapi tantangan zaman," terangnya.

Tanggapan dari masyarakatpun beragam, sebut saja Nugraha (40) warga Candi Sidoarjo itu menilai, keberadaan Tugu Hikayat Sang Delta jadi warna tersendiri bagi suasana Kota Delta. 

Baca Juga : Wali Kota Sutiaji Terima Ijazah Kitab Ratibul Haddad dan Syawariqul Anwar dari KHR Achmad Azaim

"Selama ini orang hafalnya dengan Pos Polisi Babalayar, namun sekarang menyebutnya Tugu Babalayar," terang Nugraha.

Penghobi motor Custom Japstyle itu menanggapi positif upaya Pemerintah Sidoarjo merubah wajah kota lebih terlihat humanis dengan ikon-ikon tugu yang memiliki makna filosofis.

Nugraha berharap, perempatan Babalayar bisa diubah menjadi jalur lambat serta dihiasi dengan sorotan lampu yang lebih terang. 

"Kalau bisa di perempatan Babalayar ini diubah jadi jalur lambat. Jadi pengendara yang melewati tugu yang sudah jadi ikon baru kota Sidoarjo ini bisa melihat lebih dekat," pungkasnya. 


Topik

Pemerintahan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nur Hidayah

Editor

Dede Nana