Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Ajukan Empat Embung, Realisasi Tahun Ini Cuma Satu

Penulis : Nana - Editor : Lazuardi Firdaus

08 - Oct - 2017, 22:57

Placeholder
Salah satu embung di Kabupaten Malang, yaitu embung Malangsuko, Tumpang, yang tidak sekadar untuk irigasi persawahan, tapi juga sebagai ruang relaksasi warga secara gratis. (Istimewa Kecamatan tumpang)

MALANGTIMES - Pembangunan embung menjadi prioritas kerja pemerintah sejak dua tahun belakangan ini. Bahkan, lewat Kementerian Desa  Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), pembangunan embung menjadi salah satu urusan wajib bagi desa.

Selain di tingkat desa yang setiap tahun digerojok dana desa, dalam upaya menumbuhkan embung atau kolam penampung air hujan ini, pemerintah menyalurkan bantuannya melalui dinas.

Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf

Sayangnya, di Kabupaten Malang yang memiliki wilayah atau zona kekeringan saat musim kemarau panjang, bantuan pembangunan embung ini belum maksimal. "Tahun ini yang realisasi hanya satu embung dari empat yang kami ajukan," kata Moch. Anwar, kepala  Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPUSDA) Kabupaten Malang, Minggu (08/10).

Satu embung tersebut adalah di sumber air  Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis. Yang nantinya akan diperuntukkan untuk mengairi persawahan dan lahan tanaman palawija yang kekurangan air pada musim kemarau.

 Anwar menyatakan  pembangunan embung ini diharapkan jadi langkah strategis  dalam mendongkrak surplus pangan di Kabupaten Malang. 

Ketahanan pangan menjadi kunci terakhir dalam intensifkan pembangunan embung di berbagai daerah, khususnya bagi desa-desa yang kerap menjadi langganan kekeringan. Seperti yang seringkali terjadi di wilayah Banjarejo, Pakis. "Dengan adanya embung berdaya tampung 1.500 meter kubik di Banjarejo ini nantinya mampu melayani kebutuhan air untuk 20 hektare," ujar Anwar yang menyebutkan nominal anggarannya mencapai kira-kira 1 Milyar rupiah. 

Walau terbilang minim pembangunan embung di Kabupaten Malang di tahun ini, menurut Anwar, pihaknya memang hanya mengajukan usulan embung yang skalanya besar saja.

Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19

Untuk embung-embung kecil di desa, lanjut Anwar, bisa mempergunakan Dana Desa yang diterimakan oleh pemerintahan desa setiap tahunnya.

Tapi tentunya, pihak Dinas PUSDA Kabupaten Malang akan terus mengupayakan adanya pembangunan embung melalui penganggaran pusat.

"Di tahun 2018 nanti kita ajukan lagi untuk pembangunan 4 embung. Yaitu  di Desa Clumprit, Kecamatan Gedangan, Karangsuko, Kecamatan Gondanglegi, Kademangan, dan Sidorejo, Kecamatan Pagelaran," ujar Anwar yang juga menegaskan dari pihaknya terus melakukan optimalisasi fungsi embung. "Kita ada program  pengerukan embung-embung yang dangkal akibat limbah dan timbunan lumpur. Ini yang kita terus laksanakan dengan kemampuan anggaran daerah yang ada," pungkasnya. (*)


Topik

Peristiwa embung-Kabupaten-Malang embung-Malangsuko



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nana

Editor

Lazuardi Firdaus