Bupati Sanusi Targetkan Seluruh Siswa di Kabupaten Malang Miliki Rata-rata Nilai 90 di 2026

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

Dede Nana

26 - Jan - 2026, 08:16

Bupati Malang HM. Sanusi didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi saat berkunjung ke SDN 1 Tumpang, Kabupaten Malang, Senin (26/1/2026). (Foto: Dok. Porkopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi menargetkan seluruh siswa di jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Malang dapat meraih rata-rata nilai 90 di semua mata pelajaran. 

Hal itu disampaikan Sanusi saat melakukan kunjungan bersama jajaran perangkat daerah ke SDN 1 Tumpang dan SMPN 1 Tumpang. Di mana kedua satuan pendidikan itu merupakan sekolah yang ditetapkan oleh Sanusi menjadi pelaksana Program Sekolah Unggulan bersama 15 sekolah lainnya. 

Baca Juga : Jalan Buka-Tutup karena Pemasangan Blok Rel JPL Wonokromo, KAI Daop 8 Minta Maaf

Untuk SDN 1 Tumpang merupakan sekolah unggulan dengan tema literasi budaya. Sedangkan SMPN 1 Tumpang merupakan sekolah unggulan yang berbasis budaya agrobisnis dan pelestarian lingkungan. 

Ia menyebut, kunjungan ke SDN 1 Tumpang dan SMPN 1 Tumpang ini difokuskan terhadap penguatan serta peningkatan kualitas pendidikan. Di mana hal itu ditandai dengan perolehan rata-rata nilai 90 di empat mata pelajaran utama, di antaranya Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. 

"Target ini tidak bersifat pilih-pilih, melainkan harus merata di seluruh satuan pendidikan dan harus tercapai 100 persen pada tahun 2026," ungkap Sanusi, Senin (26/1/2026). 

Lebih lanjut, dalam kunjungannya ke SMPN 1 Tumpang, Sanusi juga disambut semarak oleh para siswa dan tenaga pengajar. Sanusi juga berkesempatan untuk meresmikan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk menunjang proses pembelajaran para siswa. 

Foto bersama.

Pejabat publik yang dulunya pernah berprofesi sebagai seorang guru ini mengatakan, bahwa ditetapkannya SMPN 1 Tumpang sebagai pelaksana Program Sekolah Unggulan ini juga menjadi dorongan positif agar kualitas para siswa semakin meningkat. 

Salah satu wujud nyata dari adanya Program Sekokah Unggulan ini terdapat tiga siswa SMPN 1 Tumpang dinyatakan lolos dan diterima sebagai siswa baru di SMA Taruna Nusantara. Di mana setiap anak yang dinyatakan diterima di SMA Taruna Nusantara dapat dipastikan memiliki rata-rata nilai 90 di empat mata pelajaran utama. 

Pihaknya mengucapkan selamat dan sukses kepada para siswa di SMPN 1 Tumpang yang telah berhasil menjadi siswa baru di SMA Taruna Nusantara. Ia berharap, hal ini dapat menjadi motivasi untuk para siswa kelas tujuh maupun delapan di SMPN 1 Tumpang maupun sekolah yang lain agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan memperoleh rata-rata nilai 90 di empat mata pelajaran utama. 

Baca Juga : Semeru Institute Dukung Sikap Kapolri: Tegaskan Polri Harus Tetap Sebagai Alat Negara

Sementara itu, di SMPN 1 Tumpang, Sanusi juga melakukan penandatanganan deklarasi SMPN 1 Tumpang sebagai Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Anti Perundungan. Sanusi menegaskan, bahwa konsep Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Anti Perundungan akan dikembangkan di sekolah-sekolah lainnya untuk memastikan para siswa dapat aman dan nyaman dalam melangsungkan proses pembelajaran di masing-masing sekolah. 

"Komitmen Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Anti Perundungan kedepannya juga akan kita kembangkan di sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Malang, dan SMPN 1 Tumpang akan menjadi cintoh bagi sekolah-sekolah lain," pungkas Sanusi.