Jadi Pilihan Selama Pandemi, ini Lokasi yang Banyak Dikunjungi di Kota Batu

Jan 30, 2021 15:45
Foto : Pemandangan rest area Jalur Lintas Barat (Jalibar) yang terletak di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Batu, Jawa Timur, Sabtu (30/1/2021)
Foto : Pemandangan rest area Jalur Lintas Barat (Jalibar) yang terletak di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Batu, Jawa Timur, Sabtu (30/1/2021)

MALANGTIMES- Dengan pemandangan yang menarik, Rest area Jalur Lintas Barat (Jalibar) yang terletak di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Jawa Timur menjadi pilihan kunjungan wisatawan yang hendak beristirahat.

Rest area yang dibangun pada tahun 2018 itu menjadi tempat favorit wisatawan maupun warga Batu sendiri. Sebab pengunjung bisa memandang pemandangan perbukitan dan perkotaan.

Baca Juga : Nikmatnya Menikmati Sunrise dan Keindahan Alam di Omah Kayu

Dengan udara yang sejuk sembari minum kopi panas menjadi suasana yang paling nikmat. Itu yang diungkapkan oleh salah satu pengunjung bernama Aan.

"Kebetulan saya kerja di Batu mas. Setelah pulang kerja, saya mesti nongkrong disini. Enak mas nenangin pikiran," ungkapnya sambil tertawa, Sabtu (30/1/2021)

Secara terpisah, Kepala Desa Oro-oro Ombo Wiweko mengatakan, rest area di Jalibar ini dibuat karena adanya potensi wisata edukasi yang strategis. Dilain sisi bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar.

"Di rest area ada 20 kios, dan itu warga Oro-oro Ombo sendiri yang mengelola," ujarnya.

Lanjutnya, adanya pembangunan rest area di Jalibar itu karena melihat kawasan tersebut dulunya banyak para pedagang serta tempat tongkrongan di pinggir jalan.

"Dulu sebelum ada rest area, kan para pedagang tempatnya dipinggir jalan. Jadi pada tahun 2018, kita sepakat membangun rest area ini dengan melihat potensi yang bagus," ujarnya.

Baca Juga : PSBB Jawa-Bali, Pariwisata Kota Batu Tetap Buka

"Mereka sewa pertahunnya Rp 1 juta. Itu untuk ukuran warung dengan luasan 12 meter persegi," ujarnya.

Diketahui, pembangunan Rest Area itu merupakan pembangunan secara bertahap atau multi years. Kurang lebih penggarapannya selama 3 tahun dengan menghabiskan anggaran  Rp 2 Miliar.

"Semoga dengan adanya rest area ini menjadi tempat kunjungan wisatawan yang hendak beristirahat atau pun nongkrong," ujarnya.

Topik
Wisata BatuWisata Kota Batu MalangRest Area Jalibar Kota Batudunia wisata

Berita Lainnya

Berita

Terbaru