PPKM Berlanjut, Ini Persiapan Satgas Covid-19 Kabupaten Malang

Jan 22, 2021 21:01
Letkol Inf Yusub Dody Sandra (kiri depan) bersama Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat gelar pasukan (Hendra Saputra)
Letkol Inf Yusub Dody Sandra (kiri depan) bersama Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat gelar pasukan (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Komandan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Malang Letkol Inf Yusub Dody Sandra menyatakan siap melaksanakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sesuai dengan siaran pers yang dikeluarkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia dengan nomor HM.4.6/06/SET.M.EKON.3/01/2021, dijelaskan bahwa pemerintah pusat perpanjang PPKM selama dua minggu ke depan.

Baca Juga : Awal Januari, Sudah 38 Bencana Melanda Kota Batu, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Evaluasi PPKM dalam 10 hari pelaksanaan, angka kematian memang menurun namun untuk orang yang terkonfirmasi positif rata-rata nasional meningkat.

"Setelah 10 hari PPKM masih banyak Kabupaten atau kota yang parameternya belum membaik, seperti misalnya angka kasus mingguan, kasus aktif, jumlah kematian, jumlah kesembuhan, menunjukkan masih banyak kabupaten atau kota yang menurun parameternya. Angka keterisian TT ICU dan TT isolasi (BOR) di ketujuh provinsi juga masih diatas rata-rata nasional," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto dalam siaran pers.

"Melihat hasil monitoring harian, evaluasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, maka pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat selama dua minggu berikutnya," imbuhnya.

Disinggung mengenai hal tersebut, Letkol Inf Yusub Dody Sandra menyebut bahwa pihaknya tetap akan mengikuti segala peraturan yang sudah dibuat oleh pimpinan dalam hal ini adalah pemerintah. "Intinya kami mengikuti kebijakan pemerintah, jika ada penambahan waktu PPKM ya akan kami laksanakan. Karena pada saat evaluasi masih ada banyak yang terkonfirmasi," kata Yusub Dody.

Sementara itu, Kabupaten Malang yang diisukan tidak ikut PPKM jilid II, Yusub Dody berharap masyarakat tidak terprovokasi, karena kebijakan selalu disampaikan oleh pemerintah daerah melalui surat edaran. "Semua itu isu, tapi semua juga harus ada petunjuk dari pimpinan pemerintah daerah. Sebelum ada kebijakan atau aturan ya jangan langsung diikuti, jangan terprovokasi," tegasnya.

Baca Juga : Lakukan Pelanggaran ini, Napi Bebas Beri Hukuman Bagi Pegawai Lapas

Di sisi lain, Yusub juga berpesan kepada masyarakat agar tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) agar terhindar dari penyebaran virus covid-19. "Intinya prokes harus tetap dijalankan. Lalu untuk jam malam itu nanti ada revisi, tapi menunggu informasi dari pusat," pungkasnya. 
 

 

Topik
ppkm malang raya ppkm diperpanjang Berita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru