Awal Januari, Sudah 38 Bencana Melanda Kota Batu, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Jan 22, 2021 08:47
Tanah longsor yang tertutup terpal sementara di Dusun Pagergunung, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. (Foto: istimewa)
Tanah longsor yang tertutup terpal sementara di Dusun Pagergunung, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Masih awal Januari, angka bencana di Kota Batu mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hingga Kamis (21/1/2021), tercatat sudah ada 38 kejadian yang menyebabkan kerugian mencapai miliaran rupiah. Peristiwa bencana itupun didominasi tanah longsor.

Bencana tanah longsor itu setidaknya terjadi sebanyak 32 kali. Lalu ada kejadian banjir luapan, banjir lumpur, angin kencang, dan retakan tanah. Seluruh bencana yang terjadi itu lantaran musim hujan, dan tersebar di tiga kecamatan.

Baca Juga : Gebrakan Ikatan Alumni ITB Jatim Jelang Pemilu IA ITB Pusat

 

Namun bencana yang paling mendominasi di Kecamatan Bumiaji. “Bencana khususnya tanah longsor terjadi karena hujan dengan intensitas tinggi dan lama, kemudian tanah ini menjadi jenuh sehingga terjadi longsor,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Agung Sedayu.

Ia menambahkan, tanah longsor itu masih mendominasi saat musim hujan lantaran secara geografis Kota Batu berada di kawasan perbukitan. Untungnya, dalam bencana ini nihil adanya korban, namun terdapat kerugian mencapai miliaran.

“Kerugian hanya pada fisiknya saja, tidak sampai menelan korban. Kerugian pada bangunan fisik itu berupa rumah, plengsengan teknis, dan saluran irigasi,” imbuhnya.

Sementara itu Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Kota Batu Achmad Choirul Rochim menjelaskan, dari kejadian bencana yang terjadi kerugian diperkirakan mencapai miliaran yakni Rp 1,6 Miliar. “Kerugian kurang lebih diperkirakan mencapai Rp 1,6 Miliar,” terangnya.

Baca Juga : PPKM Resmi Diperpanjang hingga 8 Februari 2021

 

Jika kerugian mencapai Rp 1,6 Miliar, besaran untuk perbaikan ditaksir mencapai Rp 2,9 Miliar. Rencananya, perbaikan akan diambilkan dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang tahun ini yang sudah disiapkan sejumlah Rp 10,8 Miliar.

Sebagai informasi, kejadian bencana serupa juga terjadi sepanjang 2020. Untuk November saja, tercatat ada 18 kejadian bencana. Sedangkan bulan Desember tercatat ada 25 bencana. Rata-rata bencana didominasi oleh angin kencang dan tanah longsor.

Topik
Tanah longsor kota batu kerugian akibat longsor kota batu BPBD Kota Batu Apel di Kota Batu Berita Jatim.

Berita Lainnya

Berita

Terbaru