MALANGTIMES- Warga Dusun Sukorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang digegerkan dengan penemuan seorang kakek yang diduga tewas gantung diri di pohon cengkeh Rabu (20/1/2021) dini hari.
Kepala Desa (Kades) Sukorejo, Munakip membenarkan bahwa ada salah satu warganya yang diketahui bernama Ngadimin (79) ditemukan telah tewas gantung diri. Hal itu diketahui dari warga yang berjualan sayur sekitar pukul 2.30 WIB.
Baca Juga : Tinggal Sendiri di Rumah, Seorang Kakek Ditemukan Gantung Diri
"Jadi kejadiannya itu (diperkirakan, red) sekitar pukul 2.00 WIB dan baru diketahui warga lain pada pukul 2.30 WIB," kata Munakip saat dihubungi MalangTIMES, Rabu (20/1/2021).
Menurut Munakip, Ngadimin memang sudah berusia lanjut dan memiliki riwayat pikun. Bahkan, Munakip juga mengaku bahwa Ngadimin pernah sampai ke daerah Gadang, Kota Malang.
"Dia pernah sampai ke Gadang itu karena saking pikunnya, setelah ditemukan katanya mau matikan lampu," terang Munakip.
Lebih lanjut, Munakip mengaku bahwa pihaknya sejauh ini tidak menemukan masalah yang berhubungan dengan Ngadimin. "Tidak ada masalah, orangnya juga sudah sepuh," kata dia.
Sementara itu, Kapolsek Tirtoyudo, AKP Lukman Hudin menjelaskan bahwa dari keterangan warga sekitar, sekitar pukul 2.30 WIB beberapa warga melihat ada kain yang bergantungan di dekat pohon. Namun setelah didekati ternyata ada orang yang gantung diri.
Baca Juga : Pegawai BKAD Terpapar Covid, Pelayanan di Pemkab Malang Beralih ke Online
"Saksi melihat ada kain putih yang tergantung pada pohon cengkeh tepat berada di samping rumahnya. Saat didekati, korban dalam keadaan gantung diri dengan tali tampar bewarna biru dan terikat di pohon cengkeh kering," terang AKP Lukman Hudin.
Dari keterangan AKP Lukman Hudin, saat dievakuasi memang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga muncul dugaan bahwa Ngadimin tewas karena bunuh diri. "Indikasi sementara, diduga korban bunuh diri karena depresi," jelasnya.
