Sepekan PPKM, Ada 383 Pelanggar Prokes dan Melebihi Jam Operasional di Batu

Jan 19, 2021 15:32
Petugas saat melakukan Operasi Yustisi di salah satu warung di Kota Batu. (Foto: Humas Satpol PP)
Petugas saat melakukan Operasi Yustisi di salah satu warung di Kota Batu. (Foto: Humas Satpol PP)

BATUTIMES - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali sudah sepekan dilaksanakan, terhitung mulai Senin (11/1/2021)- Senin (18/1/2021) di Kota Batu. Dalam sepekan pertama itu didapati 383 pelanggar.

Dari 383 pelanggar itu, rinciannya untuk pelanggar protokol kesehatan penjual makanan dan minuman dan perorangan ada 173 orang. Pelanggaran melebihi jam operasi warung makan dan minum ada 169 pedagang.

Baca Juga : Jika PPKM Tidak Maksimal, Polres Malang: Waktunya Bisa Dilanjutkan

 

“Seperti penjual kebutuhan pokok dan penjual pakaian belum menemui dalam sepekan ini. Hanya didapati mini market sejumlah 36 toko,” ujar Kepala Satpol PP Kota Batu, Mohammad Nur Adhim.

Bagi mereka yang mendapati pelanggaran diberikan sosialisassi, hingga diberi masker. Bagi yang melanggar mendapatkan sanksi berupa teguran lisan, tertulis, dan denda. 

“Yang dapat sanksi berupa teguran lisan dan tertulis dan denda untuk 30 pelanggar,” ungkapnya, Selasa (19/1/2021). Untuk melanggar setelah mendapatkan sanksi tertulis, jika didapati petugas masih bandel bakal diberikan sanksi menutup toko/warungnya selama 7 hari.

“Bagi mereka yang didapati sudah diberi sanksi tapi masih melanggar harus siap-siap harus ditutup selama 7 hari,” imbuh mantan Camat Junrejo ini.

Upaya yang dilakukan ini agar PPKM di Kota Batu hingga Senin (25/1/2021) mendatang bisa berjalan lancar. Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Batu. Dan warga tetap mematuhi protokol kesehatan. 

Baca Juga : Anamid Cafe Dibobol Maling lagi, Tidak Ada Barang yang Hilang

 

Sedangkan yang melakukan Operasi Yustisi ini dari tim gabungan meliputi Satpol PP, TNI, Polri, BPBD Kota Batu, Dinas Perhubungan Kota Batu, dan sebagainya.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menambahkan, agar selama PPKM dilaksanakan lebih baik di rumah untuk menekan pencegahan Covid-19 di Kota Batu. “Target dari PPKM ini Kota Batu bisa masuk zona hijau, dan tidak ada tambahan lagi pasien konfirmasi positif,” ucapnya.

Topik
covid 19 kota batuPemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Berita Lainnya

Berita

Terbaru