Tanah Longsor dan Pohon Tumbang Kembali Landa Kota Batu

Jan 18, 2021 11:14
Petugas saat membersihkan material longsor di Payung. (Foto: istimewa)
Petugas saat membersihkan material longsor di Payung. (Foto: istimewa)

Hujan yang bertahan cukup lama di kawasan Kota Batu pada Minggu(17/1/2021) membawa dampak bencana di dua titik. Bencana alam yang terjadi adalah tanah longsor dan pohon tumbang.

Pohon tumbang terjadi di Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Batu. Penyebabnya lantaran hujan dan kondisi pohon berjenis kemiri sudah tua  sehingga mengalami pelapukan di bagian akar.

Baca Juga : Retakan Tanah Hingga 18 Meter Melanda di Teras Rumah Sariah

Pohom timbang itu berdiameter 70 sentimeter dan tinggi 15 meter. Saat tumbang, pohon tersebut menimpa kabel telepon dan menutup sebagian badan jalan. Juga mengganggu arus lalu lintas di sana. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Dinas Perhubungan Kota Batu, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Koramil Batu, Agen Bencana Provinsi Jawa Timur, garda relawan, dan warga langsung ke lokasi untuk melakukan pemotongan pohon tumbang.

“Karena semalam curah hujan sedang, namun cukup lama terjadi. Dan kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada dalam menghadapi musim hujan,” ungkap Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu.

Kemudian dini hari Senin (18/1/2021) disusul bencana  longsor di kawasan Jalan Brigjen Moh. Manan (Payung III), Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. Di sana tanah longsor terjadi lantaran tebing jenuh.

“Hujan deras merata yang terjadi di Kota Batu pada  Minggu, mengakibatkan tebing  jenuh dan terjadi  longsor dengan dimensi panjang 5 meter, lebar 3 meter dan tinggi 7 meter,” imbuhnya.

Longsor itu juga membuat pohom dan rumpun bambu di tebing ikut terbawa jatuh. Akibatnya, materal longsor berupa tanah bercampur batu menutup sebagian jalan. 

Baca Juga : Dua Kali, Kali Ini Tanah Longsor dan Pohon Tumbang Landa Payung Kota Batu

“Guguran material longsor masih terjadi, terutama jika ada kendaraan besar lewat. Tim pun berupaya membersihkan material longsor yang menutupi jalan raya secara manual,” ujar mantan sekretaris BPBD Kota Batu ini. “Kami juga melakukan pemotongan pohon dan bambu yang ikut runtuh terbawa longsor. Pengaturan  arus lalu lintas secara buka tutup bergantian,” tambahnya. 

Selain itu, saat ini penanganan darurat pembersihan material longsor dan pengaturan arus lalu lintas masih berjalan karena menunggu dukungan alat berat dala melakukan pembersihan di lokasi.

“Di kawasan Payung ini memang perlu pemberian rambu-rambu rawan longsor dan pohon tumbang serta imbauan kepada masyarakat untuk lebih waspada dan hati hati, terutama di waktu turun hujan jika melewati kawasan rawan longsor,” tutup Agung.

 

Topik
Tanah LongsorPohon TumbangBPBD Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru