Kasus Ekspor Benur, Edhy Prabowo Diduga Bagi-bagi Mobil dari Duit Korupsi!

Jan 16, 2021 15:23
Edhy Prabowo (Foto: BBC.com)
Edhy Prabowo (Foto: BBC.com)

MALANGTIMES- Penyidikan kasus korupsi ekspor benih lobster atau benur oleh eks Menteri KKP Edhy Prabowo hingga kini masih berjalan.  

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga jika Edhy telah menggunakan uang suap tersebut untuk membeli mobil dan dibagikan kepada sejumlah pihak.  

Baca Juga : NU dan Barisan Kader Gus Dur Dukung Penunjukan Komjen Listyo sebagai Calon Kapolri

Lantas siapa saja yang mendapat bagian dari Edhy Prabowo itu? Disebutkan jika mobil itu salah satunya diberikan kepada staf pribadi Edhy yakni Amiril Mukminin (AM).  

Diketahui, Amiril juga sebagai tersangka dalam kasus ini. Disampaikan oleh Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, pihaknya kini telah melakukan pemeriksaan terhadap Edhy dan Amiril.  

"Didalami keterangannya terkait adanya dugaan pembelian barang beberapa unit mobil oleh tersangka AM atas perintah tersangka EP untuk selanjutnya diberikan kepada pihak-pihak lain," kata Fikri dalam keterangannya Sabtu (16/1/2021).

Sayangnya, mengenai siapa saja pihak-pihak yang mendapat mobil dari Edhy, Fikri enggan mengatakannya.  

Baca Juga : Langgar PPKM, Satpol PP Kota Malang Tutup Cafe Kriwul

Namun yang pasti Edhy disinyalir telah membelikan uang hasil korupsi untuk kepentingan pribadinya.  

Diketahui, Edhy juga terbukti membeli barang mewah di Hawaii, Amerika Serikat.  

Topik
korupsi benih lobster

Berita Lainnya

Berita

Terbaru